Warga Tahunan Sulap Lahan Kosong jadi Kebun Jagung

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat memanen jagung di lahan kosong yang disulap oleh warga Tahunan. (Foto: Pemkot Yogya)

Umbulharjo-Terdengar aneh tapi nyata, terdapat kebun jagung ditengah kota. Sebuah lahan kosong yang dimanfaatkan menjadi kebun jagung terdapat di Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Lurah Tahunan, Sugiharti mengatakan jika kebun jagung tersebut berawal dari lahan kosong, seluas 800 meter persegi yang tidak dimanfaatkan, namun karena inisiatif warga, akhirnya warga melakukan gotong royong untuk babat lahan yang akan dijadikan sebagai kebun jagung.

“Dimulai dari awal saya menjadi Lurah disini, saya melihat lahan kosong yang belum dimaksimalkan ini. Lahan ini merupakan calon lahan milik Kelurahan Tahunan,” beber  Sugiharti di lokasi, Rabu (6/8/2020).

Lahan kosong tersebut sebelumnya merupakan sawah yang mana pada gempa tahun 2006 digunakan untuk menampung reruntuhan rumah terdampak gempa. Buktinya masih terdapat batu-batu yang terdapat di lahan tersebut.

Namun, lanjutnya, tak menyurutkan semangat warga untuk membersihkan sehingga siap untuk dijadikan kebun yang siap tanam.

Sugiharti menambahkan, sebelum ditanam jagung yaitu sempat ditanam jahe merah dan jahe emprit. Selain itu kencur dan cabe juga pernah ditanam.

Apresiasi yang Luar Biasa

Apa yang sudah dilakukan  warga Kelurahan Tahunan tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, ia pun juga mengapresiasi sudah terbentuknya relawan hijau Kelurahan Tahunan.

Wawali berharap relawan hijau bisa berbagi hasil panen kepada warga sekitar untuk mewujudkan ketahanan pangan di era pandemi seperti sekarang ini.

“Karena kita belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir, jadi ketahanan pangan ini harus kita jaga. Dengan adanya kebun jagung seperti ini hasil panennya bisa untuk dibagikan pad warga dimasa pandemi ini”, ucap Heroe yang juga merupakan ketua gugus tugas penanganan covid-19 Kota Yogya tersebut.

Heroe juga meminta warga untuk memanfaatkan tanah yang kosong di sekitar lingkungan. Selama masih ada lahan yang kosong dan diijinkan pemiliknya, manfaat semaksimal mungkin agar bisa menghasilkan.

“Selain melakukan penghijaun di lingkungan kita, juga bisa untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan kita”, tambahnya.

Disela-sela acara, orang nomor dua di Kota Yogya tersebut juga memberikan bingkisan sebagai bentuk apresi kepada warga yang sudah menyirami dan merawat hingga bisa panen, diwakili oleh Mak Peno dan Bu Haryo.

Dalam kesempatan tersebut selain memanen jagung, Heroe Poerwadi juga memetik beberapa tanaman lainnya seperti jahe, timun dan oyong.