Walikota Yogyakarta Dorong PDAM Tirtamarta Susun Rencana Pengaman Air Minum

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti saat membuka bimtek RPAM di kantor PDAM Tirtamarta, Senin (30/11/2020). (Foto: Pemkot Yogyakarta)

Gondokusuman-Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mendorong Perusahan Daerah Air Minum PDAM Tirtamarta agar membentuk tim Rencana Pengamanan Air minum (RPAM) untuk mengidentifikasi masyarakat guna menyusun pemetaan sistem air minum untuk menggambarkan sistem penyediaan air minum yang lengkap dan menyeluruh sebagai dasar penilaian risiko terhadap pengamanan air minum.

“Hal ini sangat penting mengingat gerak langkah perusahaan salah satunya akan sangat ditentukan dengan keberadaan SDM yang berkompetensi, professional dan memahami betul bidang pekerjaan yang diberikan,” jelasnya saat membuka bimbingan teknis (bimtek) RPAM di kantor PDAM Tirtamarta, Senin (30/11/2020).

Dalam pendekatan berbasis masyarakat, implementasi RPAM adalah sebuah keharusan. Menurutnya RPAM adalah upaya pencegahan, perlindungan, serta pengendalian pasokan air minum aman bagi masyarakat Indonesia.

“Konsep RPAM pada prinsipnya adalah manajemen risiko dari sumber air hingga ke masyarakat,” ujarnya.

Implementasi konsep tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan air bersih yang memenuhi kaidah 4K yakni kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan.

Pada kesempatan tersebut Walikota menekankan bahwa RPAM adalah sebagai upaya pengamanan air minum mulai dari sumber sampai air siap minum di rumah tangga yang dilakukan oleh berbagai pihak secara terpadu dengan menggunakan pendekatan analisis dan manajemen risiko untuk mencapai standar kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan.

Ia membeberkan adanya wabah Covid-19 telah mempengaruhi segala sektor kehidupan masyarakat. Namun, secara spesifik dampak Covid-19 di sektor air bersih nasional belum nyata terlihat.

“Adanya krisis ini justru menjadi peluang untuk lebih mengedepankan air bersih sebagai sektor yang perlu menjadi prioritas karena perannya sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Walikota menekankan bahwa Covid-19 semestinya dapat mendorong peningkatan anggaran di sektor ini sekaligus penataan kembali kelembagaan sektor air bersih.

Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Ia berpesan kepada para peserta bimtek agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan menyerap ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini.

Selain itu pihaknya juga meminta agar seluruh jajaran PDAM untuk terus meningkatkan pelayanan bagi pelanggan sehingga, kedepannya lebih baik.

“Untuk itu, saya mengajak segenap jajaran PDAM untuk benar-benar meningkatkan semangat dan komitmennya dalam melayani masyarakat, pelayanan terbaik harus menjadi komitmen kita semua, jangan sampai ada keluhan dari masyarakat terkait penyediaan air bersih,” katanya.

Selain itu, Walikota juga mendorong jajaran PDAM Tirtamarta agar tetap konsisten mengembangkan produksi air minum kemasan untuk menambah pendapatan perusahaan daerah tersebut.