Goa Siluman di Banguntapan

Salah satu wisatawan saat berkunjun di goa siluman. (Foto: Instagram.com/pinkanbeby34)

Goa siluman di Bantul sebenarnya merupakan tempat peristirahatan atau pesanggrahan peninggalan zaman Sultan Hamengku Buwono II. Bangunan ini dibuat sekitar tahun 1800-an.

Goa Siluman masuk wilayah Wonocatur, Banguntapan, Bantul. Letaknya disebelah timur Pasar. Tetapi jika Anda masih bingung di mana lokasi atau letak objek wisata ini, Anda bisa mencari dengan mengetik ‘Objek Wisata Goa Siluman’ di google maps saja.

Di sekitar situs ini sudah padat dengan rumah atau pemukiman penduduk, entah mengapa objek wisata ini di beri nama goa siluman, padahal dulunya adalah pesanggarahan Keraton Yogyakarta.

Disebut goa karena di dalam tembok bangunan itu ada banyak lorong dan kamar-kamar peristirahatan keluarga raja.

Walaupun penamaan goa ini berbau mistis, namun belum pernah ada yang menemui secara langsung makhluk gaib di situs ini.

Bagian dalam goa ini terdiri dari lorong-lorong yang tak begitu luas, goa ini berdiri diatas tanah sekitar 100 x 200 m. Di dalam goa siluman terdapat mata air yang sejak dahulu sampai sekarang terus mengalir dan dipercaya memiliki kekuatan lain dibaliknya.

Objek wisata ini memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat disayangkan jika Anda berada di Bantul namun tidak mengunjunginya.

Goa siluman ini sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan Anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.

Goa ini mencakup bagian kanan, bagian kiri bangunan merupakan pintu gerbang masuk. Pintu itu bersambungan dengan lorong menuju areal bangunan yang berada di sebelah kanan.

Pada bangunan pintu gerbang terdapat relief burung di bagian atasnya. Bentuknya yang unik masih dapat dilihat jelas meski beberapa bagian sudah mengalami kerusakan karena dimakan usia.

Sementara pada bagian bawah pintu, terdapat beberapa anak tangga yang menghubungkan bagian luar dengan lorong. Bila masuk lebih dalam, akan dijumpai lagi sebuah pintu yang bagian atasnya berbentuk lengkung, mungkin berfungsi sebagai penanda sudah memasuki lorong.

Berkeliling ke sisi barat daya, terdapat satu buah kolam air lagi yang berbentuk lingkaran. Kolam itu dihiasi dengan arca burung Beri dengan paruhnya yang menonjol. Bentuknya sangat unik, terutama karena paruhnya sekaligus berfungsi sebagai pancuran air. Kolam serupa sebenarnya juga terdapat di sebelah tenggara, namun arcanya sudah mengalami kerusakan dan kolamnya mulai terpendam tanah.

Sejarah Goa Siluman

Menilik tentang Goa Siluman, sebenarnya tempat ini dahulunya merupakan sebuah calon tempat yang digunakan untuk pemandian para putri-putri serta selir Kerajaan Mataram, yang sekarang bernama Kraton Yogyakarta tersebut.

Dikatakan calon, karena dari semenjak didirikan sampai sekarang, belum pernah sekalipun tempat ini difungsikan alias belum ada sekalipun seorang putri cantik kraton yang siram dan mandi di tempat ini.

Menurut dari banyak sumber, hal ini terkait erat dengan pindahnya Kraton ke beberapa wilayah, dari kawasan Kotagede kemudian ke Plered, kemudian ke Ambarketawang yang semuanya berada di kawasan Bantul.

Sampai yang terakhir kalinya sampailah di tempat menetapnya yang terakhir, yaitu tempat dimana sekarang Kraton Yogyakarta megah berdiri yaitu tepat di jantung Kota Yogyakarta.

Ceritanya, saat Kraton berada di Kotagede, tak berselang lama memaksa kraton harus berpindah tempat. Beberapa opsi muncul saat itu, salah satunya kawasan Wonocatur ini.

Raja yang menjabat kala itu mendapat wangsit atau bisikan batin untuk memindahkan kerajaan dari Kotagede ke kawasan Wonocatur. Persiapan pun telah dilakukan, termasuk salah satunya yang pertama didirikan adalah pemandian yang mewah untuk para putri istana yang kini menjadi Goa Siliman tersebut.