Prestasi di Tengah Pandemi

prestasi yang sangat membanggakan bagi UMKM Kapanewon Banguntapan. KAPANEWON BANGUNTAPAN

Pemerintah Kapanewon Banguntapan terus melakukan berbagai cara agar warganya tidak terpuruk akibat pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum selesai. Setelah beberapa waktu lalu menginisiasi pembentukan pasar barter, pemerintah Kapanewon Banguntapan juga meminta agar seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Banguntapan agar terdaftar di aplikasi “SiBakul Jogja”.

Si Bakul Jogja ini adalah singkatan dari Sistem Informasi Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Jogja. Aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Pemerintah DIY merupakan program inovatif untuk tata kelola koperasi dan UMKM terpadu yang terdiri atas sistem database dan klastering/pengelompokan untuk pembinaan yang tepat, efektif, sesuai kebutuhan dan berkelanjutan.

Keunggulan aplikasi ini adalah bebas ongkos kirim karena biayanya ditanggung Pemerintah, jadi masyarakat yang berbelanja daring melalui aplikasi tersebut hanya perlu membayar harga barang yang dibeli.

Beberapa waktu lalu salah satu pelaku UMKM yang berasal dari Tegalsari Rt 10 Gang Bima nomor 55 Banguntapan mendapatkan penghargaan dari Diskop UKM Pemerintah DIY.

Ia adalah Nanik Sudiarti, seorang ibu rumah tangga yang sehari harinya menggeluti usaha pempek dengan branding pempek Fida. Ia mendapatkan penghargaan sebagai peserta SiBakul Markethub dengan penjualan terbanyak pada tahun 2020.

Pesona Indonesia Expo Yogyakarta

Selain Nanik Sudiarti dua pelaku UMKM Kapanewon juga meraih penghargaan, namun kali ini penghargaan tersebut dari Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam ajang Pesona Indonesia Expo Yogyakarta.

Mereka adalah Batik Kilisuci (Krobokan Tamanan) sebagai juara pertama lomba presentasi UMKM dan memenangkan perjalanan studi banding ke China tahun 2021.

Yang ke dua adalah Mabur Passport Case UMKM non food, (Manggisan Baturetno) lolos kurasi Sob Garuda Indonesia. Ia mendapatkan kontrak eksklusif dengan Garuda Indonesia On Board selama 6 bulan. Pertama kalinya UMKM DIY, naik dan di jual di atas pesawat kebanggaan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu pula, Kapanewon Banguntapan mendapatkan apresiasi berupa sertifikat As Government Support pesona Indonesia Expo 2020 DIY Chapter dari Director of Pelita Mice.

Saya berharap para pelaku usaha senantiasa melakukan inovasi, kreativitas, dan terus beradaptasi. Yang terpenting kita selalu bersinergi karena dalam pembinaan para pelaku UMKM pemerintah tidak bisa sendiri, namun butuh dukungan para stakeholder, baik pelaku bisnis, akademisi, perbankan, dan media. Semoga prestasi ini bisa mendorong semangat para UMKM untuk tetap bangkit di tengah pandemi.