Tingkatkan Produksi Ikan Melalui Kawasan Sentra Produksi Perikanan

Bupati Kulon Progo, Sutedjo saat melakukan tebar perdana benih dan panen ikan lele di kolam budidaya Pokdakan Alam Tirto, dusun Duwet II Banjarharjo Kalibawang. PEMKAB KULON PROGO

Kalibawang-Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo menggelar tebar perdana benih dan panen ikan lele di kolam budidaya Pokdakan Alam Tirto, dusun Duwet II Banjarharjo Kalibawang.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengembangan kapasitas pembudidaya ikan kecil, program pemberdayaan pembudidaya ikan kecil guna meningkatkan produksi ikan.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan sektor perikanan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan, di satu sisi merupakan sektor penggerak perekonomian masyarakat, apabila dikelola secara benar melalui cara penangkapan dan cara budidaya yang baik, sehingga dapat memperoleh keuntungan. Di lain sisi ikan merupakan sumber makanan yang penting untuk dikonsumsi, karena memiliki kandungan gizi yang tinggi.

“Oleh karena itu sangat tepat budidaya ikan terus dikembangkan, karena ikan konsumsi akan terus dibutuhkan oleh masyarakat sebagai salah satu sumber pangan, semoga bisa membangkitkan semangat para pokdakan penerima bantuan untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan.” ujarnya.

Sutedjo menambahkan dalam pengembangan perikanan budidaya salah satu masalah adalah pemasaran hasil produksi. Menurutnya sejauh ini upaya yang sudah dilakukan oleh pokdakan adalah menjalin kerjasama dengan pemasar lokal Kulon Progo maupun luar Kulon Progo dan Bekerjasama dengan instansi lain untuk Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kawasan Sentra Produksi Perikanan

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Sudarna, mengatakan kegiatan tebar perdana benih di kolam budidaya Pokdakan Alam Tirto merupakan pemberian bantuan sarana produksi budidaya perikanan lele, pada tahun anggaran 2021 sejumlah 40 paket kolam bulat, per paket terdiri dari 1 unit kolam bulat diameter 3 meter, 3.500 benih lele dan pakan 360 kg. dengan total nilai Rp287 juta.

“Ini merupakan apresiasi Dinas Kelautan dan Perikanan, karena pada 2019 lalu Pokdakan Alam Tirto ini mendapat paket 15 kolam bulat yang dapat meningkatkan produksi ikan dengan baik, sehingga pada evaluasi dari Dinas, kelompok ini dapat diandalkan,” jelasnya.

Menurutnya program Kawasan Sentra Produksi Perikanan (KSPP) merupakan konsep pembangunan perikanan di Kabupaten Kulon Progo yang dikembangkan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kulon Progo guna meningkatkan produksi ikan.

Ia menambahkan hal utama dalam pengembangan KSPP yakni kemampuan kelompok untuk mengorganisir permodalan supaya usaha tetap berjalan. Kelompok atau gabungan kelompok bisa menerapkan sistem saham untuk modal.

“Dalam satu KSPP dapat dibentuk dari satu kelompok atau gabungan dari beberapa kelompok. Sebuah kelompok dapat dikatakan KSPP Lele, kalau memenuhi produksi ikan konsumsi (ikan lele) sebanyak 800 kg/hari, harapannya kedepan minimal setiap kapanewon terdapat satu KSPP,” pungkasnya.