UMY Luncurkan Radio Suara Edukasi di SD Muhammadiyah Penggung

Rektor UMY, Gunawan Budiyanto saat meresmikan radio Suara Edukasi di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Penggung, Kepanewon Kokap, Kulonprogo. HUMAS UMY

Kokap-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat di kala pandemi. Kali ini melalui Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) dibantu KKN Muhammadiyah Mengajar, sukses meluncurkan saluran dan juga studio radio Suara Edukasi di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Penggung, Kepanewon Kokap, Kulonprogo.

Rektor UMY, Gunawan Budiyanto mengatakan sebagai reaksi dari situasi pandemi yang masih belum tahu kapan akan berakhir, radio Suara Edukasi diharapkan hadir sebagai solusi baru dalam kegiatan belajar mengajar.

“Hal itu disebabkan, sekolah-sekolah saat ini terpaksa melaksanakan KBM dari rumah. Situasi ini sudah berjalan hampir satu tahun, dan menjadi kejenuhan yang tak kunjung berujung bagi guru maupun siswa,” katanya.

Maka dari itu, lanjutnya, UMY yang telah berkomitmen untuk terus optimis dan bergerak maju, memberikan inovasi dan solusi yang terjangkau bagi semua kalangan masyarakat untuk mengatasi problematika tersebut dengan adanya radio Suara Edukasi.

“Solusi yang ditawarkan terbilang murah dan terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat khususnya Kulonprogo dengan Radio Suara Edukasi ini,” ujarnya.

Apalagi menurutnya di daerah sekitar SD Penggung masih belum terjangkau jaringan internet yang mumpuni. “Sehingga ini menjadi alternatif yang sangat bagus sebagai media pembelajaran di era sekarang (pandemi),” imbuhnya.

Radio Suara Edukasi yang memiliki tagline sekolah di Udara dapat diakses pada jaringan 107.8 Mhz.

Angin Segar Kegiatan Belajar Mengajar

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Penggung, Ririn Agustian dengan adanya program ini menjadi angin segar bagi guru-guru SD Muhammadiyah Penggung, karena dapat memberikan alternatif belajar yang baru bagi siswa.

“Jujur saja, siswa sudah banyak yang mengeluh dengan kondisi belajar saat ini. Jadi ini menjadi angin segar bagi kami untuk menjadikan Radio Suara Edukasi sebagai media pembelajaran yang baru,” serunya.

Selain itu juga, radio Suara Edukasi menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Muhammadiyah Penggung. “Karena radio Suara Edukasi sudah masuk sebagai ekstrakurikuler baru, jadi siswa bisa mencoba menjadi penyiar,” jelasnya..

Nantinya kelompok KKN 01 UMY Muhammadiyah Mengajar yang dihadirkan di SD Muhammadiyah Penggung, akan bertugas membentuk program pembelajaran menggunakan radio tersebut. Ada harapan kegiatan ini akan terus berlanjut, dan akan lahir karya-karya baru dari siswa melalui media Radio tidak hanya untuk media pembelajaran saja.

Add Comment