Upaya Kapanewon Kalasan dalam Membangkitkan Ekonomi di Saat Pandemi

Acara pertemuan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Ekspose Produk UMKM di Kapanewon Kalasan. (Foto: Kapanewon Kalasan)

Berbagai cara dan upaya terus dilakukan Kapanewon Kalasan dalam hal kebangkitan ekonomi wilayah Kalasan, salah satunya dengan melakukan pertemuan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Ekspose Produk UMKM.

Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan pemasaran produk-produk yang dihasilkan. Kami berharap UMKM Kalasan dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dijalankan.

Kapanewon Kalasan juga sering mengadakan sosialisasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Motivasi Bisnis. Dalam sosialisasi tersebut dibahas tentang pentingnya sertifikat PIRT serta cara kepengurusannya.

Saat ini mengurus PIRT sangatlah mudah dan gratis, pelaku usaha hanya cukup menyiapkan sarana dan prasarana produksi misalnya dapur lantainya harus sudah disemen, air tidak boleh tercemar.

Kami berharap semua UMKM di Kalasan pemasaran produknya bisa lebih luas, untuk itu perlu sertifikat PIRT demi menjaga kualitas produk juga kepercayaan konsumen.

Saat pandemi seperti sekarang ini, seluruh aspek terdampak, termasuk perekonomian warga. Warga membutuhkan solusi agar roda ekonomi tetap berputar dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Upaya memberdayakan UMKM menjadi rantai ekonomi masyarakat merupakan upaya yang sangat mendesak dan vital untuk dilakukan karena wabah Covid-19 saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap usaha kecil milik warga masyarakat.

Peluncuran Warung Kalasan

Beberapa waktu lalu juga telah dilakukan peluncuran “Warung Kalasan” oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo. Warung Kalasan ini merupakan warung berbasis daring atau online sebagai wadah pemasaran produk UMKM di wilayah Kalasan.

Warung Kalasan merupakan salah satu upaya dalam memberikan solusi bagi kondisi UMKM di tengah pandemi Covid-19. Adanya pandemi sejak Maret 2020, seluruh aspek ekonomi terutama UMKM banyak yang terpuruk.

Maka dari itu kami bekerjasama dengan Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kapanewon Kalasan mencoba membantu memberikan solusi agar UMKM tetap berjalan dengan baik.

Adanya Warung Kalasan tersebut sebagai upaya nyata dalam mendukung pengembangan ekonomi mikro di wilayah Kapanewon Kalasan.

Warung Kalasan ini juga dapat menjadi sarana dalam memperkenalkan dan memasarkan produk UMKM di wilayah Kalasan sehingga pendapatan masyarakat akan mengalami peningkatan. Jumlah UMKM yang masuk dalam pemasaran Warung Kalasan berjumlah 81 UMKM dan terdiri dari 87 produk.

Seluruh produk dan anggota UMKM yang masuk dalam pemasaran Warung Kalasan tersebut sebelumnya telah dilakukan kurasi dengan tolak ukur kelengkapan administrasi seperti surat izin usaha mikro kecil dan BPOM.

Keberadaan warung ini yang notabene berisikan para pelaku UMKM diharapkan dapat mendukung dan mempercepat bangkit dan berkembangnya UMKM Kalasan di tengah pandemi Covid-19 dan utamanya di tengah kemajuan zaman dan perkembangan teknologi.

Untuk bisa mengakses platform ini, masyarakat cukup mengklik website https://www.warungkalasan.com. Di dalam website tersebut ada empat pilihan desa yang bisa menampilkan bermacam UMKM. Lalu, ketika ingin memesan bisa langsung menghubungi nomor yang ada.

Add Comment