Destinasi Wisata Baru di Wilayah Piyungan Kabupaten Bantul

Selain desa wisata Srikeminut, taman Ingas Kaligawe adalah salah satu destinasi wisata baru di Bantul. PEMKAB BANTUL

Kawasan yang sebelumnya dipenuhi oleh kebun sampah yang tidak pernah dijamah manusia ini kini oleh warga sekitar disulap menjadi tempat destinasi wisata berbasis alam yang asri.

Tempat ini kemudian oleh warga sekitar dinamakan Taman Ingas Kaligawe, nama Ingas sendiri diambil karena di daerah ini dulunya ada pohon Ingas yang tumbuh besar sekali.

Taman Ingas Kaligawe ini sendiri berada di jalan. Kwasen, RT 05, Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar kurang lebih 18 km arah timur Kota Yogyakarta dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Untuk menuju akses ke tempat ini sangat mudah yakni dari perempatan Pasar Kembangsari Srimartani nanti ambil arah ke kanan, dan lurus terus hingga menjumpai papan petunjuk menuju lokasi Taman Ingas Kaligawe.

Namun jika wisatawan masih bingung untuk menemukan tempat ini, wisatawan bisa mencarinya di google maps, karena tempat ini sudah terdaftar. Para wisatawan hanya tinggal mengetik “Taman Ingas Kaligawe” dan anda akan dipandu menuju lokasi tersebut.

Selama perjalanan menuju ke tempat ini pemandangan yang disuguhkan layaknya di pedesaan pada umumnya, seperti rutinitas masyarakat setempat. Banyak pria paruh baya berjalan lalu lalang sambil mengayuh sepeda onthelnya.

Tempat wisata ini menyuguhkan berbagai macam kuliner yang bisa dinikmati bersama teman atau keluarga sambil menikmati udara yang asri khas pinggir sungai. Untuk jam operasional Taman Ingas Kaligawe ini sendiri buka mulai pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.

Namun waktu yang tepat untuk datang adalah sore menjelang malam hari. Karena, nanti setiap wisatawan akan merasakan betapa sejuknya udara sore hari sembari dihiasi oleh lampu-lampu pada malam hari yang membuat suasana semakin asik.

“Alhamdulillah tempat ini dibuka bulan Oktober 2020 dan hingga saat ini antusias wisatawan masih sangat baik, untuk hari sabtu dan minggu wisatawan yang berkunjung kesini bisa sampai 400-500 orang. Sedangkan, untuk hari biasa wisatawan yang berkunjung kesini berkisar 100 sampai 200 orang” ujar pengelola Taman Ingas Kaligawe.

Tempat ini terus dikembangkan pengelolaannya, termasuk menambah sarana dan prasarana untuk memberikan kenyamanan pengunjung. Sehingga pengunjung terus bertambah.

Dikelola Oleh Masyarakat

Tempat wisata ini sendiri masih dikelola secara swadaya baik oleh tokoh masyarakat dan pemuda desa. Tentu saja area Taman Ingas Kaligawe ini sendiri memiliki area yang cukup luas dan diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai.

Tempat ini juga memadai untuk dilakukannya kegiatan-kegiatan yang membutuhkan tempat yang cukup luas. Hanya saja, tentunya ditengah pandemi seperti saat ini bagi setiap pengunjung tetap harus mentaati protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan juga menjaga jarak.

Selama masa pandemi, tempat ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai melakukan pengecekan suhu tubuh dengan batas tertentu, mewajibkan pengunjung mencuci tangan dengan sabun secara berkala, memakai masker, hingga menjaga jarak dengan pengunjung lainnya.

 

Add Comment