Melasti Tetap Dilaksanakan di Tengah Pandemi

Upacara Melasti selain untuk mensucikan alam semesta, juga untuk memohon kepada Sang Pencipta semoga wabah Covid-19 cepat berlalu. PEMKAB BANTUL

Sewon-Sebagai salah satu rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1943, umat Hindu melaksanakan upacara Melasti di Pantai Parangkusumo, Bantul. Upacara Melasti pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena diadakan pada saat Pandemi Covid-19, sehingga dilaksanakan dengan terbatas.

Dalam Pelaksanaan upacara Melasti ini hanya dihadiri oleh pengurus sebanyak 61 orang dari 100 peserta terdaftar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sebelum memasuki area peribadatan, peserta yang datang terlebih dahulu harus dilakukan cek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer serta wajib menggunakan masker dan menjaga jarak dengan umat lain.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DIY, I Nyoman Warta, mengatakan dalam kegiatan ini selain untuk mensucikan alam semesta, juga untuk memohon kepada Sang Pencipta semoga wabah ini cepat berlalu.

Selanjutnya Nyoman juga menghimbau agar masyarakat ikut mensukseskan program vaksinasi dari Pemerintah.

“Semoga wabah ini cepat berlalu, supaya aktivitas kehidupan bisa terlaksana sebagaimana mestinya, untuk itu bapak ibu yang belum divaksin jika ada pendaftaran vaksin silahkan datang dan ikut, jangan takut. saya sudah dua kali divaksin, astungkara sehat.” Ujar Nyoman.

Tidak Mengurangi Rasa Khidmat

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto yang pada kesempatan tersebut mewakili Bupati Bantul mengucapkan selamat kepada Umat Hindu atas terselenggaranya upacara Melasti dalam rangka Perayaan Hari Nyepi.

Nugroho berharap perayaan Melasti yang sederhana pada tahun ini, tidak mengurangi khidmat acara ini. “Pandemi saat ini masih belum berakhir, sehingga membatasi seluruh penyelenggaraan acara termasuk upacara Melasti pada hari ini,” katanya.

Meskipun begitu, lanjutnya, ia berharap Perayaan Melasti yang sederhana pada tahun ini, tidak mengurangi khidmat acara ini. “Hal ini perlu kita maklumi bersama karena ini merupakan upaya penyebaran Covid 19,” ujar Nugroho.

Rangkaian acara ritual Upacara Melasti ini terdiri dari Jero Gede Dwija Triman, Jero Gede Djiwa Achir, dan diakhiri Murti Adiwiyana.