Melihat Lempengan Bebatuan Unik di Watu Lempeng

Keindahan wisata watu lempeng Nanggulan. (Foto: Aicha a)

Kepanewon Nanggulan memang terkenal akan wisata alamnya, salah satunya adalah objek wisata watu lempeng. Objek wisata ini berada di aliran sungai serang berhulu dari Gua Kiskendo dan Kalibawang Kulon Progo.

Pada saat air sungai surut batuan dasar sungai ini terlihat sangat indah dengan lempengan lempengan batuan yang sangat menarik untuk dijadikan spot foto.

Tak heran lokasi wisata baru watu lempeng ini ramai dikunjungi apalagi pada sore hari, karena memang lokasinya sangat sejuk dengan hijaunya pepohonan yang ada di sekitar aliran sungai ini.

Objek wisata ini berada di daerah Dusun Brangkal Desa Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Jika wisatawan dari Kota Yogyakarta jaraknya cukup jauh, Anda akan menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Namun jika wisatawan masih bingung untuk menemukan tempat ini, wisatawan bisa mencarinya di google maps, karena tempat ini sudah terdaftar. Para wisatawan hanya tinggal mengetik “Watu Lempeng” dan Anda akan dipandu menuju lokasi tersebut.

Selama perjalanan menuju ke tempat ini pemandangan yang disuguhkan layaknya di pedesaan pada umumnya, seperti rutinitas masyarakat setempat. Banyak pria paruh baya berjalan lalu lalang sambil mengayuh sepeda onthelnya.

Watu lempeng ini menghadirkan panorama alam berupa batu-batu alam berbentuk lempengan berwarna coklat kekuning-kuningan, yang berada di antara aliran sungai.

Yang menarik di area wisata ini, selain adanya bebatuan berbentuk lempeng, air yang mengalir sangat jernih. Pada saat musim kemarau pun, air di sungai Serang ini tak mengalami kekeringan.

Untuk sampai di Lokasi wisata watu lempeng Kulon Progo ini memang belum ada transportasi umum, jika wisatawan ingin berkunjung ke sana lebih baik menggunakan kendaraan pribadi atau ojek online.

Tempat wisata ini memang masih baru, sehingga belum banyak fasilitas yang ada di sana, namun sudah ada fasilitas lokasi parkir dan untuk kamar mandi juga masih sederhana, karena lokasi ini mendadak ramai, masyarakat sekitar ada yang berjualan di lokasi ini, sehingga wisatawan bisa bersantai sambil menikmati jajanan ringan atau sekedar ngopi di sana.

Ada beberapa lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk berenang, bagi pengunjung yang berkeinginan berenang di sungai ini. Bagi anak-anak, bisa memanfaatkannya untuk bermain air alias ciblon.

Pihak pengelola watu lempeng juga menyediakan fasilitas ban bekas sebagai pelampung saat berenang atau mandi di sungai itu. Wisatawan hanya diminta memberikan uang sewa ban sebesar Rp5.000.

Beberapa Wahana Tengah Disiapkan

Beberapa wahana atau fasilitas tengah disiapkan pengelola, misalnya area perkemahan di sekitar watu lempeng. Bahkan akan dibuatkan wahana pendukung misalnya flying fox, arena outbond, kebun buah telah disiapkan.

Kehadiran objek wisata ini mampu menggerakkan roda perekonomian warga setempat. Banyak yang membuka warung dan kuliner. Salah satu menu yang ditawarkan berupa makanan khas Kulon Progo geblek dan tempe benguk.

Terlebih di masa pandemi ini, warga sekitar bisa mendapatkan pemasukan untuk dari berjualan makanan dan minuman. Pengunjung yang kelaparan dan kehausan setelah melihat lempeng batu yang indah bisa menikmati aneka jajanan.

Pengelolaan wisata ini telah menerapkan protokol kesehatan masa pandemi Covid-19. Pengelola menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan masker jika pengunjung lupa membawa masker.