Sensasi Menikmati Geblek Makanan Khas Kulon Progo

Sekarang, geblek menjadi makanan favorit dalam setiap acara di Kulonprogo. (Foto: Instagram/Ikahanilatifah)

Tidak hanya panorama alam perbukitan menoreh saja yang ada di Kulon Progo ini, namun ada makanan khas yang namanya sangat unik dan tentunya wajib dicoba ketika berkunjung kesini. Makanan itu adalah geblek.

Pada awalnya masyarakat Kulon Progo mengenal geblek sebagai makanan bekal para petani untuk ke sawah. Makanan geblek mulai dibuat atas latar belakang kekayaan hasil pertanian yang dihasilkan yakni singkong.

Bahan geblek yang terdiri dari karbohidrat mampu menjadi kudapan yang mampu mengisi perut para petani yang bekerja keras seharian. Singkong yang dibuat sebagai pati sehingga berbentuk kenyal ini dapat menimbulkan rasa kenyang yang awet.

Jadi petani memiliki simpanan energi yang cukup saat melakukan pekerjaan sawah. Geblek diketahui secara umum sebagai makanan kudapan yang terbuat dari pati singkong.

Makanan ini pertama kali dikenalkan oleh masyarakat di Nanggulan dan Pengasih, Kulon Progo. Pembuatan geblek erat kaitannya dengan kondisi geografis Kulon Progo berupa perbukitan dan dataran tinggi yang cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.

Pola pertanian yang dikenal oleh masyarakat Kulon Progo terdiri dari 2 kali panen padi dan 1 kali palawija. masyarakat sekitar Kulon Progo mengganti masa tanam palawija dengan tanaman singkong.

Selain itu, masyarakat juga memiliki lahan tersendiri untuk menanam pohon singkong disamping lahan yang digunakan untuk menanam padi. Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan singkong di Kulon Progo cukup banyak sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat mengolah singkong menjadi makanan kudangan selain hanya dikonsumsi dengan cara direbus atau digoreng.

Pembuatan geblek biasanya dilakukan di pagi hari. Pada umumnya terdapat pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan. Pada proses mencampur adonan antara pati dan air panas dilakukan oleh laki-laki. Saat ini, masyarakat menggunakan mesin mixer untuk mengaduk adonan.

Sebelum dikenal mesin tersebut, masyarakat masih mengaduk adonan secara manual menggunakan tangan sehingga dibutuhkan tenaga yang lebih besar karena adonan tersebut sangat lengket dan panas, sedangkan proses pembentukan geblek dilakukan oleh perempuan.

Dalam pembuatan geblek dibutuhkan kesabaran serta ketelatenan. Setiap geblek memiliki kualitas yang berbeda, tergantung jenis pati yang digunakan dan metode proses pembuatan geblek dilakukan.

Semakin bagus kualitas pati yang dipakai, maka kualitas rasa dan ketahanan geblek semakin baik begitupun sebaliknya. Meskipun berbahan baku sama, Geblek memiliki sejumlah pembeda dengan kudapan bernama aci atau cireng.

Geblek berbeda dalam proses pembuatan dalam teknik menggoreng, bumbu-bumbu yang digunakan, cita rasa setelah matang, dan paduan makanan minuman lain dalam menikmatinya. Geblek Kulon Progo memiliki ciri bentuk lingkaran cincin tersambung kebanyakan membentuk mirip angka 8.

Mudah ditemukan

Bagi masyarakat yang ingin merasakan kenikmatan geblek, makanan ini akan ditemukan dengan mudah di sepanjang jalan Nanggulan, Pengasih dan Wates. Terdapat kios-kios penjual geblek di pinggir jalan yang buka di sore hari. Harga yang ditawarkan sesuai dengan jumlah geblek satu renteng geblek seharga Rp 500 dan harga tempe benguk Rp 1.000.

Geblek mentah dapat bertahan 3-4 hari dan jika disimpan di dalam kulkas dapat bertahan lebih lama. Kios-kios di pinggir jalan merupakan masyarakat yang hanya menjual, sedangkan pasokan geblek mentah diberikan oleh pengusaha-pengusaha geblek yang berasal dari daerah tersebut.

Geblek menjadi salah satu bukti kekayaan alam Kulon Progo yang mampu menjadi bagian penting dalam sendi pangan masyarakatnya.

Geblek saat ini masih menjadi makanan favorit dalam setiap acara di Kulonprogo, baik acara dusun hingga acara Kabupaten. Geblek biasa disajikan dengan tempe benguk, geblek berfungsi sebagai kudapan pokok dan tempe benguk sebagai kudapan pendamping atau lauknya.

Makanan ini akan jauh lebih nikmat dihidangkan saat masih hangat karena masih kenyal dan gurih. Manfaat geblek diantaranya dapat memberikan energi untuk aktivitas Anda sehari-hari, karena makanan ini mengandung karbohidrat yang akan membuat tubuh menjadi lebih semangat dan berenergi.

Selain itu, geblek juga menjadi oleh-oleh yang dibeli oleh para wisatawan yang berkunjung ke Kulon Progo. Geblek memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Kulonprogo.