BPUM dan Cara Mengaksesnya

Salah satu warga Kota Yogyakarta saat menerima BLT APBD Kota Yogyakarta tahap dua. PEMKOT YOGYAKARTA

Program bantuan produktif untuk usaha mikro telah diluncurkan secara resmi oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 24 Agustus 2020 dan program dilanjutkan kembali pada tahun 2021. Bantuan ini diberikan secara hibah tunai kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) seluruh Indonesia sebesar Rp. 1.2 juta rupiah.

Pandemi Covid-19 membuat dampak yang sangat serius kepada UMKM dari sisi pembiayaan, produksi, distribusi hingga dari sisi permintaan pasar. Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya pada pembiayaan UMKM, telah diberikan program restrukturisasi kredit, subsidi bunga, dan subsidi pajak bagi pelaku UMKM yang sudah bankable

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta tengah melakukan pendataan awal jumlah UMKM yang sesuai dengan kriteria penerima bantuan untuk diusulkan ke Kementerian Koperasi UKM.

Kriteria UMKM calon penerima bantuan adalah warga Kota Yogyakarta yang dibuktikan dengan KTP Kota Yogyakarta, memiliki usaha mikro dibuktikan dengan IUM/NIB, tidak sedang mengakses pinjaman KUR, bukan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI/POLRI pegawai BUMN/BUMD, serta hanya mengajukan satu pemohon dalam satu KK (Kartu Keluarga).

Setelah itu data yang telah terkumpul akan dilakukan verifikasi dan validasi oleh Kemenkop UKM bersama dengan Kementerian Keuangan dan OJK. Teknis dari penyaluran BPUM adalah penerima UMKM yang telah lolos dalam validasi akan ditransfer ke rekening penerima atau melalui penyalur BPUM sebesar Rp 1,2 juta sekali transfer.

Bagi pemohon (UMKM) yang sudah mendaftar BPUM pada tahun 2020 tidak perlu mendaftar lagi Program BPUM Tahun 2021.

Merujuk pada Peraturan Menteri Koperasi UKM nomor 2 tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah nomor 6 tahun 2020 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha Mikro, tata cara penyaluran BPUM meliputi pengusulan calon penerima oleh Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, pembersihan data dan validasi data calon penerima oleh Kementerian Koperasi dan UKM, penetapan penerima oleh Kementerian Koperasi dan UKM, pencairan dana langsung ke rekening penerima BPUM atau melalui Penyalur BPUM.

Daftar Melalui JSS

Untuk para pelaku UMKM di Kota Yogyakarta untuk segera mendaftarkan BPUM secara online melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) mulai tanggal 20 April 2021 dan menyerahkan berkas kelengkapan print out bukti pendaftaran berkas ke Kelurahan setempat.

Segala pertanyaan mengenai Program BPUM 2021 dapat menghubungi Call Center BPUM Dinas Perindustrian Koperasi UKM (jam kerja) sesuai dengan Kemantren tempat tinggal pelaku UKM dengan nomor Whatsapp (WA).

Pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 10 Mei 2021 atau jika kuota nasional telah mencukupi maka pendaftaran akan ditutup lebih awal.

Berikut adalah nomor call center BPUM untuk 14 Kemantren di Kota Yogyakarta.

  1. Kemantren Umbulharjo: 0895 1426 4903
  2. Kemantren Gondokusuman: 0895 1423 5986
  3. Kemantren Gondomanan: 0895 1423 4921
  4. Kemantren Kotagede: 0895 2883 6511
  5. Kemantren Mantrijeron: 0895 2883 6514
  6. Kemantren Mergangsan: 0895 2883 6515
  7. Kemantren Ngampilan: 0895 2883 6503
  8. Kemantren Jetis: 0895 1423 9871
  9. Kemantren Wirobrajan: 0895 2883 6505
  10. Kemantren Pakualaman: 0895 1426 4883
  11. Kemantren Kraton: 0895 2883 6513
  12. Kemantren Danurejan: 0895 1424 9482
  13. Kemantren Gedongtengen: 0895 1423 4953
  14. Kemantren Tegalrejo: 0895 1426 4902

Add Comment