Penumbuhan Pembinaan Wirausaha Baru Melalui Kegiatan KaMu dan HBC Kota Yogyakarta

Proses pembuatan kostum super hero Jtoku. (Foto: Hanang Widiandhika)

Banyak masyarakat yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam berbagai bidang namun belum diberdayakan. Untuk membentuk kelompok masyarakat yang cerdas, mandiri dan percaya diri akan kemampuan mereka, serta untuk menambah ilmu dan wawasan dalam berwirausaha, diperlukan media kegiatan yang dapat mengasah dan menyalurkan keterampilan untuk membuka usaha sehingga masyarakat dapat hidup mandiri dan layak.

Salah satu usaha Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DinPerinKop UKM) Kota Yogyakarta terkait hal di atas adalah penumbuhan wirausaha baru melalui pelatihan dan pendampingan pengusaha dan pemerintah, pencangkokan ( melibatkan pengusaha yang berhasil ) dan swadaya (inisiatif masyarakat untuk membuka usaha sendiri) kegiatan tersebut dibedakan menurut usia yaitu kegiatan Karang Mitra Usaha (KaMU) untuk usia diatas 28 dan Home Business Camp (HBC) untuk usia 18 sampai 28 tahun.

Kegiatan HBC telah dilakukan sejak tahun 2014, terakhir kegiatan ini dilakukan pada tahun 2019, sementara pada tahun 2020 batal dilaksanakan karena terkena dampak refocusing pandemi covid-19.

Kegiatan HBC telah berlangsung 6 angkatan sampai dengan tahun 2019 dengan jumlah anggota sebanyak 220 orang. Untuk kegiatan KaMu baru berlangsung dalam 2 angkatan yakni tahun 2018 dan 2019, dengan jumlah anggota 100 orang.

HBC yang didominasi kaum milenial mempunyai kegiatan/keterampilan yang unik dan berbeda dengan pelaku usaha lain. DinPerinKop UKM membuat event secara terstruktur dan terjadwal dengan baik.

Melalui kegiatan HBC, wirausaha diberikan motivasi bahwa pekerjaan bukan hanya menjadi pegawai/PNS namun apa yang mereka tekuni dapat menjadi peluang usaha serta memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Keterampilan yang dimaksud disesuaikan dengan jenis atau minat usaha mereka. Sebelum bergabung dengan HBC, peserta sudah memiliki usaha tapi belum terakomodir.

Tahun 2020 kegiatan banyak yang ditiadakan karena refocusing anggaran, sehingga tahun 2021 diperkirakan peserta yang mendaftar banyak. Fenomena yang terjadi tahun 2020 banyak wirausaha baru yang bermunculan, selain itu banyak pelaku usaha yang alih produk atau alih profesi.

Tahun 2021, DinPerinKop UKM merekrut HBC 40 pelaku usaha berbasis kuliner. Nantinya, selain menjadi narasumber, alumni HBC periode sebelumnya juga menjadi pendamping para pelaku wirausaha baru selama 2-3 tahun. Pendampingan diberikan dari sisi pemasaran maupun manajemennya.

Untuk usia 28 tahun ke atas tergabung dalam KaMu). Wirausahawan yang berusia dibawah 28 tahun didorong ke arah digitalisasi. Sedangkan usia lebih dari 28 tahun didorong untuk meningkatkan kualitas produk mereka agar memiliki daya saing.

DinPerinKop UKM memfasilitasi dengan memasarkan produk di Galeria Mal dan diberikan ruang untuk memasarkan produk secara berkelompok. Selain itu pemasaran secara online juga dilakukan.

Kegiatan HBC dan KaMu dilakukan dalam bentuk pelatihan selama 5 hari dengan berbagai materi antara lain terkait motivasi, branding produk, manajemen pemasaran, perpajakan, dan lain sebagainya.

Narasumber dalam pelatihan tersebut berasal dari pelaku usaha, akademisi, motvator, dari unsur pemerintah, maupun stakeholder terkait.

Layanan Konsultasi

Selain pelatihan tersebut, pendampingan juga dilaksanakan melalui layanan konsultasi yang diampu oleh tenaga ahli yang ada, sehingga diharapkan para pelaku usaha mendapatkan solusi/ jalan keluar dalam menghadapi permasalahan usaha yang dialaminya.

Fasilitasi dilakukan melalui fasilitas sewa tempat yang digunakan sebagai tempat para pelaku usaha untuk mempromosikan dan mendisplay produk mereka.

Syarat bergabung adalah pelaku usaha sudah berjalan minimal 1 tahun, dan harus warga Kota Yogyakarta. Untuk bergabung, tidak perlu menyertakan business plan/proposal. Karena nantinya akan diberikan sesi materi selama 5 hari.

Pendaftarannya pun tidak dikenakan biaya, alias gratis. Keuntungan yang didapat pelaku usaha akan disalurkan dengan sumber pembiayaan baik perbankan maupun non perbankan (permodalan).

Pendaftaran dapat diakses melalui website [email protected] dan media sosial Facebook Forum UMKM Kota Yogyakarta.

Tahun 2021, Disperinkopukm fokus pada kegiatan HBC di bidang kuliner. Namun nantinya akan diakomodir dan dievaluasi setiap tahun karena program ini bersifat dinamis.