Tingkatkan Ekonowi Warga, Karang Taruna Tamanmartani Buat Cathering dan Angkringan

Karang Taruna Taman Bina Karya ciptakan program angkringan dan catering untuk pulihkan ekonomi warga sekitar. (Foto: Instagram/tamanbinakarya)

KALASAN, Tamanmartani-Dunia usaha sangat menarik bagi anak muda untuk belajar berbisnis. Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tak menyurutkan langkah untuk memulai usaha selain itu pandemi Covid-19 juga tidak menjadi alasan berhentinya kegiatan para pemuda, terutama organisasi yang berkembang di desa yaitu Karang Taruna.

Karang Taruna sebagai salah satu organisasi sosial kemasyarakatan saat ini terus melakukan upaya pengembangan usaha ekonomi produktif dengan memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang dimiliki. Berbagai kegiatan diarahkan pada pengembangan usaha ekonomi produktif, sebagaimana yang dilakukan oleh Karang Taruna Taman Bina Karya.

Kegiatan pemberdayaan pemuda di Karang Taruna Taman Bina Karya melalui UEP terdapat dua program yang dikerjakan, yaitu cathering dan angkringan Taman Bina Karya. Hadirnya dua program tersebut tselain mengembangkan ekonomi kreatif produktif karang taruna juga membantu mengentaskan kemiskinan di wilayah Kalurahan Tamanmartani.

Ketua Karang Taruna periode 2015-2018, Tomy Nugraha mengatakan konsep angkringan ini bertujuan untuk memutar roda ekonomi masyarakat kampung setempat. Agar warga masyarakat mendapatkan pemasukkan tambahan dengan cara menitipkan barang dagangan di angkringan tersebut.

Semua menu makanan yang tersaji adalah titipan dari para ibu rumah tangga, sistemnya pun menggunakan konsinyasi (bayar belakang barang yang terjual). Berbagai menu siap saji pun juga tersedia pada angkringan ini seperti gorengan, sate jeroan, sate telur puyuh, nasi bakar, pisang coklat dan aneka gorengan. Harganya pun bersahabat, mulai dari Rp.3000 seperti aneka gorengan. Untuk operasional sehari-hari dilakukan oleh para anggota Karang Taruna.

Untuk pelaksanaan usaha angkringan dilaksanakan setiap hari dan pada setiap event yang dilaksanakan di Kalurahan Tamanmartani. Angkringan ini buka setiap hari dari mulai 17.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Dengan bermodalkan dua gerobak angkringan, pemuda Taman Bina Karya saat ini sedang berwirausaha menjual makanan dan minuman dengan gerobak tersebut setiap sore hingga malam hari di Balai Kalurahan Tamanmartani.

Untuk mempromosikan angkringan tersebut dengan menggunakan media sosial, dan berbagau komunitas misalnya pentas musik akustik untuk berkegiatan di angkringannya.

Ia mengungkapkan dengan adanya angkringan ini juga menjadi ajang berkumpul para pemuda, namun disitu para pemuda tak hanya sekedar berkumpul, namun juga membahas permasalahan yang dihadapi serta menjadikan forum diskusi untuk mendapatkan gagasan demi kemajuan desa.

Dalam pelaksanaan UEP pemuda Karang Taruna bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu seperti Pemerintah Kalurahan Tamanmartani, para pengurus PKK Desa, dan wirausahawan yang ada di Kalurahan Tamanmartani khususnya wirausaha dibidang kuliner.

Juara Pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi

Karang Taruna Taman Bina Karya pada tahun 2017 berhasil memperoleh nilai tertinggi dalam lomba Karang Taruna Prestasi yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sleman. Karang Taruna Taman Bina Karya berhasil menyisihkan 16 Karang Taruna lainnya yang mewakili Kapanewon dari masing masing

Lomba Karang Taruna Prestasi merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan dari tingkat Kabupaten/Kota, Propinsi sampai tingkat Nasional.

Torehan ini pun sangat membanggakan keberhasilan tersebut merupakan kerja keras dan kekompakan dari seluruh pengurus Karang Taruna. Atas perestasinya tersebut Karang Taruna Taman Bina Karya berhak mewakili Kabupaten Sleman untuk maju ke tingkat propinsi DIY.

Penilaian Karang Taruna Prestasi ini terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama tiap peserta mengirim profil Karang Tarunanya masing-masing. Tahap kedua adalah presentasi, dalam tahapan ini peserta menyampaikan program unggulan yang ada. Tahap ketiga adalah pengecekan lapangan.

Adapun beberapa program unggulan Karang Taruna Taman Bina Karya yang masih berjalan sampai saat ini adalah Tamanmartani Peduli. Program di bidang sosial ini aktif membantu warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti lansia terlantar.

Salah satu programnya adalah ‘one day one hundred’, program ini berupa pengumpulan iuran sukarela dari warga untuk disumbangkan kepada lansia terlantar dalam wujud makanan. Melalui aksi sosial ini, setiap hari ada 60 lansia yang dapat dibantu.