Peran Karang Taruna dalam Usaha Ekonomi Produktif terhadap Ketahanan Ekonomi

Anggota karang taruna sedang mempersiapkan grobak angkringan. IG/TAMANBINAKARYA

Ketahanan nasional adalah sebuah konsepsi pertahanan yang bersifat semesta, serta bertujuan untuk kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat yang berdasarkan pada kekuatan diri sendiri.

Salah satu yang menjadi gatra dalam ketahanan nasional adalah ketahanan ekonomi, di mana perekonomian merupakan salah satu tolok ukur dari kemajuan sebuah bangsa.

Untuk dapat mewujudkan ketahanan ekonomi diperlukan dukungan dalam bentuk sistem perekonomian yang kuat dan bertumpu pada ketahanan dan kemampuan bangsa sendiri, baik dalam hal sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga tidak mudah goyah.

Laju pertumbuhan ekonomi suatu negara ditopang oleh perekonomian suatu daerah, adapun unit terkecil perekonomian daerah ditentukan oleh keluarga sebagai basis dari ketahanan ekonomi, sehingga perekonomian dari sebuah keluarga merupakan syarat utama dari berkembangnya ketahanan ekonomi.

Produktivitas ekonomi harus sesuai dengan potensi yang ada di dalam masyarakat sehingga arah kebijakan yang akan dibuat mampu melihat realitas yang ada di dalam masyarakat.

Membangun karakter pemuda yang dilakukan organisasi kepemudaan merupakan salah satu peran yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, pada Pasal 43 menjelaskan bahwa organisasi kepemudaan harus memiliki keanggotaan, kepengurusan, tata laksana kesekretariatan dan keuangan, serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Pada Pasal 1 ayat (1) juga menjelaskan bahwa pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun.

Pembangunan karakter pemuda melalui organisasi pada dasarnya sangat efektif, apabila seluruh rangkaian kegiatannya dapat berjalan dengan maksimal.

Karang Taruna secara jelas merupakan wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda yang aktif dalam pembangunan nasional serta dalam bidang kesejahteraan sosial dimana Karang Taruna sebagai salah satu wadah kreativitas generasi muda yang memiliki peranan sangat penting bagi tumbuh kembangnya kegiatan yang dilakukan .

Organisasi sosial masyarakat ini berbasis kepemudaan yang didirikan atas dasar kepedulian kaum muda terhadap permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat tersebut.

Menurut Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/Huk/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna, Karang Taruna didefinisikan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang menjadi wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa atau kelurahan yang bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial.

Organisasi sosial masyarakat berbasis kepemudaan atau Karang Taruna tentunya merupakan salah satu wadah bagi pemuda untuk dapat berpartisipasi sebagai warga negara dalam melayani masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mereka.

Karena pada dasarnya Karang Taruna mampu menjadi agen perubah pemberdaya masyarakat untuk membangkitkan energi, inspirasi, antusiasme masyarakat, termasuk mengaktifkan, menstimulasi dan mengembangkan motivasi warga untuk bertindak.

Sebagai organisasi sosial kepemudaan karang taruna juga merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Karang taruna tidak melupakan tanggung jawabnya bahwa mereka harus produktif secara ekonomi untuk mendukung kehidupannya.

Ekonomi produktif merupakan suatu aktivitas ekonomi yang dilakukan secara terus menerus melalui berbagai cara untuk meningkatkan sumber daya secara efektif dan efisien sehingga dapat menghasilkan barang atau jasa yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) merupakan serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan penghasilan, dan menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui karang taruna merupakan realisasi dari kegiatan pemberdayaan yang dilakukan dengan basis pendekatan komunitas masyarakat.

Dengan demikian, karakteristik pemberdayaan masyarakat yaitu dapat dilihat dengan adanya pengorganisasian masyarakat melalui organisasi sosial masyarakat dan adanya pendekatan yang partisipatif.

Tujuan kegiatan pemberdayaan karang taruna di Kelurahan Tamanmartani Kecamatan Kalasan diwujudkan melalui kegiatan pengembangan usaha ekonomi produktif. Karang taruna memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan diharapkan mampu melaksanakan hal tersebut.

Dalam pengembangan usaha ekonomi produktif secara lebih mendalam dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan catering dan angkringan Taman Bina Karya.

Hadirnya dua program tersebut, selain mengembangkan ekonomi kreatif produktif karang taruna juga membantu menambah pendapatan di wilayah Kelurahan Tamanmartani.

Konsep angkringan ini bertujuan untuk memutar roda ekonomi masyarakat kampung setempat. Agar warga masyarakat mendapatkan pemasukan tambahan dengan cara menitipkan barang dagangan di angkringan tersebut.

Semua menu makanan yang tersaji adalah titipan dari para ibu rumah tangga, Berbagai menu siap saji pun juga tersedia pada angkringan ini seperti sate jeroan, sate telur puyuh, nasi bakar, pisang coklat, dan aneka gorengan. Harganya pun bersahabat, mulai dari Rp3.000 seperti aneka gorengan.

Untuk operasional sehari-hari dilakukan oleh para anggota karang taruna. Acara kumpul-kumpul juga dimanfaatkan untuk membahas permasalahan yang dihadapi serta menjadikannya forum diskusi untuk mendapatkan gagasan demi kemajuan desa.

Dengan bermodalkan dua gerobak angkringan, pemuda Taman Bina Karya saat ini sedang berwirausaha menjual makanan dan minuman dengan gerobak tersebut setiap sore hingga malam hari di Balai Kelurahan Tamanmartani.

Untuk pelaksanaan usaha angkringan, dilaksanakan setiap hari dan pada setiap event yang dilaksanakan di Kelurahan Tamanmartani. Angkringan ini buka setiap hari dari mulai 17.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Gerakannya di bidang usaha ekonomi produktif berarti bahwa semua upaya program dan kegiatan yang diselenggarakan Karang Taruna Taman Bina Karya ditujukan guna mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat terutama generasi mudanya.

Kegiatan-kegiatan positif tersebut diharapkan dapat mengarahkan pemuda Tamanmartani agar dapat mandiri dan terhindar dari berbagai pengaruh atau pergaulan negatif, di antaranya penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja.

Dalam pelaksanaan UEP, pemuda karang taruna bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu seperti Pemerintah Kelurahan Tamanmartani, para pengurus PKK Desa, dan wirausahawan yang ada di Kelurahan Tamanmartani khususnya wirausaha di bidang kuliner.

Media Sosial sebagai Media Promosi

Promosi adalah suatu hal yang harus dilakukan setiap perusahaan. Hal utama dalam promosi adalah membuat pesan yang persuasif yang efektif untuk menarik perhatian konsumen.

Jenis media sosial yang dikenal oleh masyarakat sangat beragam. Menurut hasil riset oleh We Are Social, media sosial yang diminati orang Indonesia saat ini di antaranya Youtube, Facebook, Instagram, dan Twitter.

Berdasarkan informasi yang dimuat dalam Warta Kota, Indonesia merupakan komunitas pengguna Instagram terbesar di Asia Pasifik dengan jumlah pengguna aktifnya mencapai 45 juta orang dari total pengguna global yang berjumlah 700 juta orang.

Media sosial khususnya Instagram mempunyai berbagai keuntungan dalam kegiatan promosi, seperti untuk dapat menyampaikan sebuah informasi kepada konsumen tidak membutuhkan biaya dan tenaga.

Bahkan waktu yang digunakan untuk menyampaikan informasi ke banyak orang sangatlah singkat. Melalui Instagram, informasi yang ingin kita sebarkan tidak harus berupa tulisan, foto bahkan video pun dapat kita sebarkan kepada konsumen dengan mudah.

Saat ini Instagram tidak digunakan sebagai sarana pemuas kebutuhan hiburan saja. Selain menjadi media sosial yang banyak diminati, Instagram juga merupakan media sosial yang mempunyai peluang besar dalam kegiatan bisnis.

Country Director Facebook Indonesia, Sri Widowati mengatakan bahwa 80 persen user Instagram mengikuti setidaknya satu akun bisnis. Berdasarkan data survei dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ekonomi kreatif menyumbang sebanyak 7,38 persen dalam bidang perekonomian nasional tahun 2016 dan sektor mode memberi kontribusi sebanyak 18,15 persen.

Para pelaku bisnis memerlukan media pemasaran yang efektif dengan tujuan memperluas pangsa pasarnya. Media sosial sebagai alat pemasaran tentunya berkaitan dengan komunikasi pemasaran.

Melihat potensi ini, Karang Taruna Taman Bina Karya juga melakukan promosi di media sosial Instagram dengan nama akun @tamanbinakarya. Dalam hal ini yang mereka promosikan adalah usaha angkringan.

Apalagi yang menjaga angkringan tersebut diisi oleh orang-orang muda, yang pastinya dalam mengoperasikan media sosial sangat mudah atau tidak gaptek atau gagap teknologi.

Karena harapannya nanti, yang menjadi konsumen dari angkringan tersebut tidak hanya dari warga sekitar, tetapi bisa sampai luar Kelurahan Tamanmartani.

 

Bahan Bacaan

Citra Gaffara Taqwarahmah. 2017. ‘Peran Karang Taruna dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Desa Karangpatihan, Kabupaten Ponorogo dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Keluarga’. Jurnal Ketahanan Nasional, Volume 23.

Dinda Sekar Puspitarini. 2019. ‘Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Promosi’. Jurnal Common, Volume 3.

Departemen Pertahanan RI. 2016. ‘Rejuvenasi Bhinneka Tunggal Ika’. Jurnal Kajian Lemhannas RI, Edisi 26.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Add Comment