Potensi Tamanmartani Maju Mapan dengan Menggali Ragam Objek Wisata Desa

Candi Prambanan. INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT PROJECT

Yogyakarta memiliki ciri khas wisata alam yang berbeda dengan wilayah lainnya. Selain dikenal sebagai Kota Pendidikan, Yogyakarta dikenal pula sebagai Kota Wisata. Objek wisata yang dibangun oleh pemerintah daerah hampir menyeluruh, bahkan hampir di setiap kalurahan memiliki destinasi wisata yang berbeda dan berciri khas. Salah satunya Kalurahan Tamanmartani, suatu kawasan yang masih termasuk kapanewon Kalasan, wilayah Sleman.

Kalurahan Tamanmartani yang secara geografis berada di sisi bagian timur Yogyakarta berbatasan langsung dengan beberapa wilayah, sebelah utara berbatasan dengan Kalurahan Sindumartani, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Klaten, sebelah selatan berbatasan dengan kalurahan Bokoharjo, dan sebelah barat berbatasan dengan kalurahan Tirtomartani, Selomartani, dan Kalurahan Bimomartani.

Kalurahan Tamanmartani memiliki visi dan misi yang memajukan desa, menyejahterakan kehidupan masyarakat yang menjadi bagiannya. Visi Tamanmartani menjadi gebrakan dengan menyelaraskan teknologi dan tatanan kehidupan sosial masyarakat di era ini. Mewujudkan tatanan kehidupan yang modern, tertata rapi, manusiawi, pembangunan masyarakat yang seutuhnya dengan kepemimpinan yang bersih transparan dan profesional.

Dalam mewujudkan visi tersebut, maka Kelurahan Tamanmartani memiliki beberapa misi, yaitu menata Tamanmartani sesuai perkembangan zaman, teknologi, dan informasi dengan menyelaraskan budaya Ngayogyakarta, mengupayakan masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih baik, menciptakan sumber daya manusia yang tangguh, meningkatkan ekonomi kerakyatan, memaksimalkan wisata berbasis budaya, dan mewujudkan Tamanmartani yang bersih dan melayani.

Kalurahan Tamanmartani terdiri dari tujuh desa, dan secara geografis berada di atas 144 meter dari permukaan laut. Suatu wilayah yang terus berkembang menggali potensi Desa dan menjadikannya nilai plus. Salah satu misinya dengan menciptakan wisata berbasis budaya.

Potensi Wilayah Tamanmartani

Komitmen pemerintah Desa menjadikan seluruh wilayahnya maju dilakukan dengan proses yang berangsur melambat, namun tetap optimis pada misi yang dilakukan untuk kepentingan merealisasikan visi. Tamanmartani meski berada di daerah sebelah timur Yogyakarta, namun tidak menutup kemungkinan daerah kalurahan Tamanmartani tidak memiliki kekayaan alam yang bisa diexplore.

Pemerintah daerah mendukung setiap langkah positif masyarakat dalam memajukan desa Tamanmartani dengan memiliki slogan ‘Maju Mapan.’ Maju Mapan bisa dipahami sebagai usaha mengejar ketertinggalan. Dengan visi memajukan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Mayoritas masyarakat Tamanmartani banyak yang menjadi petani, beberapa lainnya menjadi pegawai swasta, dan lainnya. Untuk memajukan ekonomi warga para Ibu-ibu PKK bekerja sama membangun UMKM jamu. terdiri dari aneka jamu yang tentu aman dikonsumsi dengan khasiat-khasiatnya.

Bagi wisatawan hal itu solutif untuk mengunjungi tempat para Ibu-ibu PKK yang memproduksi jamu khas Tamanmartani. Demikian juga dimanfaatkan sebagai wisata Tamanmartani.

Selain potensi kreativitas para Ibu-ibu Tamanmartani, ada pula potensi lain yang dikembagkan oleh masyarakat Tamanmartani. Cikal bakal Bumdes bergerak di bidang pengolahan sampah. Daur ulang sampah hingga menjadi barang yang layak, berharga, dan menjadi barang bernilai tinggi. Sampah Residu diolah menjadi kerajinan tangan dan lainnya kemudian dibuang di tempat pembuangan sampah.

Tahun 2014, beberapa tahun lalu dalam ajang lomba desa, partisipasi masyarakat dalam ajang lomba tersebut memunculkan semangat baru bagi masyarakat Tamanmartani. Tamanmartani yang memiliki 740 Ha dengan penduduk sekitar 15.854 jiwa memiliki potensi yang luar biasa. Mereka aktif berkarya dengan tujuan kesejahteraan. Salah satu contoh, UMKM jamu, daur ulang sampah, ternak sapi, dan kambing, serta pemanfaatan lahan pertanian.

Daerah Tamanmartani menyimpan potensi alam yang sedemikian rupa. akhir-akhir ini Tamanmartani sering mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Pasalnya, Tamanmartani beberapa waktu lalu dideklarasikan sebagai Kalurahan Pemajuan Kebudayaan Berbasis Teknologi Informatika atau digital. Tamanmartani selain melestarikan kebudayaan lokal, juga mengembangkannya. Ada usaha perlindungan nilai-nilai budaya sehingga kearifan lokal tetap terjaga. Kuncinya terletak pada kekompakan warga yang saling bahu membahu melestarikan nilai budaya lokal.

Menurut Dirjen Kebudayaan Hilman Farid ketika itu, Kemdikbud mengapresiasi usaha masyarakat. Hal itu merupakan terobosan penting setelah lahirnya UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Pemerintah pusat akhirnya merespons hal itu dengan mengeluarkan kebijakan di tingkat akar rumput dalam kemajuan kebudayaan yang sudah bergerak ke level desa.

Dari potensi yang ada, Kalurahan Tamanmartani Yogyakarta terus berupaya mengenalkan diri sebagai Kalurahan-Desa yang memiliki kepedulian besar terhadap budaya dan berusaha melestarikannya bersama masyarakat setempat. Kerja sama antar masyarakat menjadikan Kalurahan ini mendapat penghargaan dan apresiasi besar dari Kemdikbud.

Harapan besar Pemerintah kepada kalurahan ini supaya terus mengembangkan diri dan mampu menjadi objek kebudayaan, baik yang masih terjaga serta menumbuhkan kembali kebudayaan yang pernah punah maupun yang hampir punah. Usaha tersebut dapat menjadi objek cagar budaya benda dan cagar budaya tak benda. Kebudayaan yang hidup dan dihidupkan kembali merupakan usaha mulia untuk melestarikan kearifan lokal dan membantu memulihkan wajah Indonesia yang kaya akan keragaman budaya lokal.

Sebagai apresiasi dari cita-cita luhur tersebut, Pemerintah berusaha hadir dengan memberikan dukungan terhadap Kalurahan Tamanmartani. Anggota Dewan Pakar Lembaga Pemajuan Kebudayaan Kalurahan Tamanmartani, Kusuma Prabawa ketika itu menyampaikan asumsinya bahwa melalui program yang berbasis Teknologi Industri, pihak swasta akan membantu menyediakan infrastruktur internet yang bekerja sama dengan BUMDes Tamanmartani. Program ini menawarkan kemudahan akses internet kepada warga dengan biaya yang terjangkau. Sebagaimana mewujudkan misi untuk realisasi visi Kalurahan Tamanmartani.

Dengan adanya layanan infrastruktur internet tersebut, harapan besarnya dapat membantu pemerintah desa dalam hal layanan mewujudkan good governance. Aplikasi-aplikasi pendataan sebagai pelengkap dan pendukung realisasi misi, misal aplikasi pelayanan publik, aplikasi pendataan penduduk, aplikasi pendidikan, pengembangan potensi budaya, dan lainnya.

Aplikasi-aplikasi pendukung dalam mewujudkan Kalurahan Tamanmartani yang sesuai dengan perkembangan zaman, teknologi, dan informasi saat ini. Artinya untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Desa harus up to date terhadap budaya dan perkambangan baru saat ini.

Kalurahan Tamanmartani saat ini dan di masa depan, dengan komitmen pemajuan budaya, akan melebarkan sayapnya tanpa membatasi konsistensinya. Artinya tidak hanya terbatas pada fokus pengembangan budaya dan kesenian. Merujuk pada Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, cakupannya luas dan tidak hanya tentang kesenian.

Kalurahan Tamanmartani juga akan mengembangkan sepuluh objek pemajuan kebudayaan yang mencakup aspek-aspek kehidupan masyarakat. Dengan begitu kesejahteraan dapat dibangun melalui ragam hal. seperti dalam istilah sekali dayung dua, tiga pulau terlampaui. artinya sekali membuat program, terintegrasi pada pemenuhan aspek lainnya. Ini tugas yang tidak mudah bagi pemerintah daerah khususnya.

Potensi-potensi yang dimiliki oleh Tamanmartani merupakan potensi yang subur dan terus digali, seraya dibekali oleh dukungan infrastruktur. Objek cagar budaya tersebut kini dapat menjadi kekayaan lingkungan yang bisa dinikmati oleh wisatawan lokal maupun non lokal.

Destinasi Wisata Desa Tamanmartani

Tamanmartani dalam mewujudkan diri menjadi Kalurahan yang konsisten membangun dan mengembangkan kebudayaan Jawa Indonesia membutuhkan proses yang tidak mudah. Tamanmartani tetap optimis bahwa ciri khas yang dibangun tersebut dapat menjadi rujukan masyarakat, membuka kesadaran dan menambah cakrawala wawasan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal dengan tidak menjauhi era baru yang sarat perkembangan modern.

Kalurahan Tamanmartani memiliki objek-objek wisata yang penting diketahui publik. Untuk menambah wawasan baru dan menghilangkan kepenatan. Masyarakat luar daerah Yogyakarta dapat berkunjung dan mencoba salah satu rekomendasi destinasi di daerah Kalurahan Tamanmartani.

Pertama, wisata budaya Candi Prambanan yang berlokasi di daerah Kalasan paling timur dari daerah Yogyakarta. alamat lengkapnya di Jl. Solo, No.16 Kranggan, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, D.I Yogyakarta. Salah satu tempat wisata rujukan wisatawan lokal dan non lokal. Candi Prambanan atau dikenal dengan Candi Roro Jonggrang.

Salah satu Destinasi terbesar di Indonesia dengan bangunan Candi Hindu yang dibangun sekitar abad ke 9 Masehi. Wisata ini menawarkan kesenian yang tinggi dengan bangunan yang tidak luntur meski zaman berlalu berabad lamanya. Peninggalan sejarah yang menyimpan cerita nenek moyang, hingga saat ini masih menjadi tempat destinasi yang recomended untuk seluruh kalangan.

Kedua, Cageran Edupark berlokasi di Padukuhan Cageran. tempat wisata ini berfungsi sebagai wisata edukasi untuk anak-anak. Disediakan wahana tempat bermain dan jelajah sungai di aliran Sungai Opak dekat dari daerah Kabupaten Klaten.

Ketiga, wisata Kali Opak Tujuh Bulan. tempat wisata yang berlokasi di Dusun Dalem, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. salah satu destinasi wisata yang dibangun tahun 2018. Tempat refreshing yang tepat dan menyuguhkan pemandangan alam yang asri, sejuk, eksotis, dan yang terpenting instagramable dilengkapi spot-spot foto yang mendukung.

Keempat, Kafe Jamu Kebon. lokasinya di Padukuhan Kebon. Di tempat tersebut, para wisatawan bisa meracik jamu tradisional sendiri dengan dianti pengarahan dari masyarakat di sana. Sedangkan di Padukuhan Tamanan, menyuguhkan budaya nguri0uri budaya jawi, mementri wji, nembang macapatan, dan unggah ungguh adat jawa. Ada pula kebudayaan cara bicara anak dengan orang tua, sebaya dan lainnya. budaya kenduri, dan lainnya. Para tamu atau wisatawan selain diberi suguhan pengenalan budaya juga diajak masak dan makan bareng. di wisata tersebut juga disajikan produk unggulan seperti dawet dengan berbahan utama aloevera lidah buaya.

Selain dari Ketiga destinasi wisata yang disebutkan itu, masih banyak lainnya, seperti Taman Raja Balitung yang berlokasi di Padukuhan Jongkangan. Wisata Cerobong Pabrik Gula Randugunting, dan beragam lainnya. Wisata desa Tamanmartani juga menyuguhkan pemandangan alam yang asri dengan pemandangan sawah-sawah, karena mayoritas penduduk disana merupakan petani.

Kekayaan alam yang melimpah, didukung pula oleh kekayaan budaya layak mendapat apresiasi. Mengembalikan kembali wajah Indonesia yang kaya keragaman budaya seperti melahirkan kembali Indonesia. Hal itu wajib dilestarikan, dengan tidak meninggalkan perkembangan zaman yang menuntut perubahan. Tamanmartani layak mendapat apresiasi dan dukungan pemerintah daerah maupun pusat.

Add Comment