Saya Sudah Vaksin Covid-19 karena Saya Warga Negara yang Baik

Saya, anak saya dan tetangga saya. TONI

Minggu, 22 Agustus 2021 pukul 14.30 WIB, akhirnya saya jadi vaksin juga. Iya, ikut program vaksinasi kerja sama antara pemerintah desa dengan Pondok Pesantren Ali Maksum yang terletak di Krapyak. Program vaksinasi yang dilabeli dengan nama ‘Vaksin Santri Merdeka Santri Krapyak Ayo Ngaji’ dilaksanakan di lapangan BKM Ali Maksum. Jenis vaksin yang digunakan dalam vaksin santri merdeka adalah jenis Sinovac.

Berdasarkan nomor urut yang tertera pada undangan yang saya terima dari Pemerintah Kalurahan Panggungharjo, sudah mencapai seribu lebih. Ini pengalaman vaksin pertama saya setelah adanya informasi yang bersebaran dari alamat web ikutvaksin.bantulkab.go.id. Setelah saya klik muncul dashboard bertuliskan Lindungi diri dan sekitar dengan partisipasi dalam program Vaksinasi Covid-19.

Kemudian, di bawahnya ada blok kecil bertuliskan daftar vaksinasi sekarang, setelah saya klik, langsung geser ke bawah, yang bertuliskan ‘Pendaftaran Program Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bantul Bagi Masyarakat Umum’.

Kemudian, saya geser lagi ke bawah bertuliskan ‘Pastikan! Pada hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19, anda tidak, pertama, terkonfirmasi Covid-19. Kedua, kontak erat dengan kasus terkonfirmasi atau terindikasi Covid-19. Ketiga, dalam keadaan hamil. Keempat, bergejala minimal satu atau lebih; demam tinggi > 37C; batuk; pilek; mual muntah; nyeri tenggorokan dan/atau nyeri sendi; serta gejala mirip influenza lainnya.

Apabila anda batal mengikuti pelaksanaan vaksin karena kondisi di atas, silahkan hubungi Dinas Kesehatan (0274) 367531 untuk penjadwalan ulang. Semakin saya geser ke bawah, semakin penasaran terlebih ketika jatuh pada informasi untuk cek kuota vaksin tiap-tiap faskes dapat dilihat disini, semakin penasaran saja, saya ingin cepat-cepat ngeklik blok merah yang bertuliskan Cek Kuota Vaksin, setelah saya klik blok merah tadi langsung pada layar yang bertuliskan Detail Kuota Layanan Vaksinasi Kabupaten Bantul, dan dibawahnya tercatat berapa jumlah warga yang telah terdaftar.

Semakin ke bawah semakin penasaran saya dibuatnya ingin cepat-cepat mencari tahu nama faskes, tanggal vaksin, kuota dan pendaftar. Dan betapa terkejutnya saya, ketika saya mencermati datanya semuanya sudah full alias penuh.

Dan berulang kali, hal ini saya lakukan hasilnya hampir sama. Hingga pada suatu hari saya bisa mendaftar di faskes RS Santa Elizabeth untuk tanggal 25 Agustus 2021 dengan jumlah kuota 100, dan saya berhasil mendaftar dengan nomor urut 48.

Eh, tetapi sebelumnya saya juga pernah mendaftar link yang dishare oleh WAG Suara Warga Panggungharjo. Dan WAG ini pula sempat ramai anggotanya menanyakan terkait kejelasan dan tindak lanjut vaksin bagi anggota yang sudah mengisi link tersebut tetapi sama saja tidak ada jawaban pastinya.

Sebelumnya, beberapa warga Padukuhan Ngireng-ireng di data oleh Pak Dukuh dengan mengumpulkan fotokopi identitas KTP dan KK warga yang belum melakukan vaksin Covid-19.

Pada hari Sabtu malam , 21 Agustus 2021. Saya mendapat undangan vaksin di lapangan BKM Ali Maksum pada hari Minggu, 22 Agustus 202, pukul 14.00-15.00 WIB.

Pagi harinya anak saya juga mendapatkan undangan yang sama, untuk hari tanggal dan jam yang sama. Dan akhirnya, pada hari Minggu, 22 Agustus 2021 sekitar pukul 14.15 menitan saya dan anak saya berangkat menuju lokasi vaksin. Tidak butuh waktu lama, setelah verifikasi pendaftaran oleh panitia saya dibuatkan kartu vaksin,

Selanjutnya skrining kesehatan, di cek denyut nadi, tekanan darah, dan suhu tubuh setelah semua normal kemudian di tanya-tanya seputar riwayat kesehatan. Setelah semua clear barulah ngantri ke ruang vaksin. Akhirnya, saya jadi vaksin juga.

Setelah divaksin disuruh menunggu selama 10 menit, baru boleh pulang. Setelah menunggu sampai sepuluh menit, saya, anak saya dan tetangga saya, mampir di view selfi sebentar sekedar dokumentasi dan bukti bahwa saya sudah resmi di vaksin.

Tulisan ini sekedar berbagi cerita tentang ribetnya masuk link vaksin online di Kabupaten Bantul. Sekedar urun rembug saja, bagi Anda yang belum vaksin jangan mau kendor untuk cek terus link vaksin online.

Cari terus informasi dari teman-teman dekat, saudara, handai tolan, bisa melalui WAG apa saja yang Anda ikuti. Jangan cuma coba sekali dua kali saja, tetapi coba lagi dan coba terus. Carilah tempat vaksin di faskes terdekat dan dihari terdekat pula.

Betapa pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 juga sangat bermanfaat dalam memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19 dengan cara menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin. Sebagai warga negara yang baik, seyogyanya kita yang lebih aktif dalam program vaksinasi Covid-19 oleh Pemerintah Pusat.

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Saya Sudah Vaksin Covid-19 Karena Saya Warga Negara yang Baik”, Klik untuk baca:

https://www.kompasiana.com/junaediimfat8569/6123b9e001019076551b60a3/saya-sudah-vaksin-covid-19-karena-saya-warga-negara-yang-baik?page=all