Implikasi Positif Budi Daya Ikan, Lapangan Kerja untuk Masyarakat

Edukasi Budi Daya Ikan Mina Arum. Dyogi Miyosa

Salah satu cara untuk pemulihan ekonomi adalah hadirnya wirausahawan yang dapat mendorong terciptanya lapangan kerja. Jika ekonomi pulih, maka masyarakat juga sejahtera. Begitulah alur hidup, satu sama lain saling mempengaruhi.

Hadirnya wirausahawan lokal seperti budi daya ikan Mina Arum merupakan kabar baik, salah satu bisnis usaha yang bergerak di bidang budi daya ikan segar. Berkenalan dengan kelompok budi daya ikan ini, akan banyak menemukan informasi penting terkait cara budi daya ikan, marketing pasar untuk meraup untung hingga membuka lapangan pekerjaan.

Seiring dengan hal demikian, Kemenko PMK Bapak Muhadjir Effendy pernah menyampaikan komitmennya terkait langkah-langkah atau rencana pembangunan ‘Indonesia Maju’ tahun 2020-2045 yakni dengan meningkatkan kualitas SDM. Salah satu caranya adalah menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Problem Masyarakat Saat Ini

Salah satu faktor masalah yang muncul di masyarakat, bersumber dari perbedaan paham dan tidak stabilnya keadaan. Krisis ekonomi di lingkungan masyarakat menjadi salah satu penyebab masalah yang berimplikasi pada sektor lain. Meningkatnya kasus kriminal seperti perampokan yang berujung pembunuhan, kesehatan yang menurun, faktor perceraian, dan susahnya lapangan kerja.

Masalah-masalah yang muncul perlu dicarikan solusinya. Tidak jarang masyarakat menagih peran negara atau pemerintah sebagai lembaga yang menjamin kesejahteraan mereka. Bagaimana peran mereka selama ini?

Melansir berita yang disampaikan oleh Haryo Limanseto, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia tahun 2021 menyatakan bahwa ekonomi Indonesia tahun 2021 menunjukkan angka yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Menko akan terus melakukan inovasi untuk memulihkan ekonomi negara di tahun ke tahun.

Salah satu langkah untuk pemulihan ekonomi menurut Arif Eko Wahyudi A. dkk., adalah mengoptimalkan perekonomian desa dengan mendukung UKM masyarakat supaya terus tumbuh dan berkembang lebih baik. Sektor wirausaha sangat penting karena selain untuk meraup keuntungan, tercipta kemandirian ekonomi, dan peluang lapangan kerja baru.

Presiden RI saat ini, Bapak Jokowi tengah menyampaikan dukungan melalui sambutannya, bahwa pemerintah harus mendukung penuh terhadap UMKM masyarakat terutama di desa supaya terus tumbuh berkembang. Salah satu perhatiannya dengan memudahkan surat perizinan dalam berusaha, serta responsif agar tidak membutuhkan waktu yang lama.

Sektor wirausaha menjadi prediksi jalan keluar mewujudkan kesejahteraan. Di era global saat ini yang rentan dengan VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity) mengharuskan masyarakat selalu siap dan respons terhadap perkembangan dan perubahan yang demikian cepat.

Modal awal untuk bisa bertahan di tengah persaingan yang ketat ini, dengan meningkatkan skill dan kualitas diri, caranya adalah belajar dan meluangkan waktu untuk membaca. SDM yang tidak siap dengan perubahan zaman akan tertinggal. Termasuk juga dalam sektor bisnis, meningkatkan target penjualan dengan respons terhadap trend masa kini. Baik dari pemasaran dan penjualan secara online maupun secara offline.

Alternatif Masalah Ekonomi Masyarakat

Mengurangi pengangguran sama halnya dengan mengurangi beban negara. Untuk itu Pemerintah harus terus mendukung terciptanya lapangan kerja dengan melalui kehadiran wirausahawan. Sudah saatnya membangun mental usahawan masyarakat sejak dini meski prosesnya tidak mudah.

Seluruh kementerian atau pemangku kebijakan Tanah Air memang sudah seharusnya mendukung penuh pemulihan ekonomi. Menilik lebih dalam tentang program KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) bidang perikanan dan budi daya yakni meningkatkan produktivitas komoditas budi daya yang berorientasi ekspor didukung oleh hasil riset kelautan dan perikanan serta pembangunan kampung budi daya ikan berbasis kearifan lokal.

Pembangunan budi daya ikan harus berbasis kearifan lokal, tidak mencemari lingkungan dan memberi dampak baik bagi lingkungan termasuk masyarkatnya. Tujuan budi daya ikan yakni untuk meningkatkan konsumsi pangan masyarakat akan ikan segar sehingga mereka dapat hidup sehat dengan gizi yang tercukupi dari ikan.

Budi daya ikan Mina Arum yang berlokasi di daerah Sleman, Yogyakarta merupakan salah satu kelompok budi daya ikan nila. Saat ini di Sleman terdapat sekitar 600 kelompok budi daya ikan. Jika masing-masing kelompok terdiri dari 20 orang, maka bisa diprediksi jumlah pembudi daya ikan, sekitar 1200-an. Artinya sekitar 1200-an orang memiliki pekerjaan sebagai petani ikan (tidak sedang non job).

Lahirnya para kelompok wirausahawan di tingkat desa seperti Mina Arum merupakan kabar baik sebagai implikasi dari pengurangan pengangguran yang menjadi beban negara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini yaitu Bapak Sandiaga Uno terus mendorong masyarakat supaya menjadi juragan melalui budi daya ikan walaupun di rumah sendiri. Naiknya harga barang dan makanan pokok hanya bisa ditanggapi dengan berwirausaha. Artinya ada pemasukan melalui perputaran ekonomi dengan berjualan.

Melihat komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bapak Edhy tentang optimisme mereka bahwa sektor budi daya ikan dapat memperbaiki keadaan ekonomi negara dengan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat. Oleh karena itu mereka mendukung dengan memberikan bantuan bibit, pelatihan yang intensif untuk meningkatkan kualitas SDM dan melindungi wilayah perairan dari pemanfaatan alam laut yang tidak bertanggung jawab.

Budi daya ikan Mina Arum awalnya terdiri dari beberapa orang, konsisten dalam ternak ikan nila lalu dijual kepada masyarakat. Mulai dari proses perawatan, panen, dan penjualan tentu membutuhkan banyak energi dan pikiran. Oleh karena itu jika kelompok budi daya ikan ini semakin baik, semakin besar pula peluang lapangan kerja bagi masyarakat.

Saat ini yang sedang diupayakan oleh budi daya ikan Mina Arum, seiring p erkembangan bisnis usaha penjualan ikan, masyarakat juga menikmati keuntungan, semisal menjadi reseller atau marketer, kurir, dan lainnya.

Peluang kerja di sektor budi daya ikan sangat potensial, disamping itu menyesuaikan dengan permintaan pasar, jika semakin banyak maka kebutuhan tenaga semakin bertambah, akhirnya memberi peluang kepada masyarakat untuk bergabung menjadi team work yang saling mensuport.

Pandemi beberapa waktu lalu memberi pengaruh negatif bagi budi daya ikan Mina Arum, semisal tidak adanya pesanan dan penjualan dalam beberapa bulan. Kerugian melanda, sedangkan operasional terus berproses tapi stok ikan tidak kunjung berkurang, akhirnya ikan menumpuk di kolam. Keadaan ini tidak baik bagi ikan-ikan di kolam.

Dengan upaya memperluas pasar dan bekerja sama dengan masyarakat dalam proses pemasaran merupakan ide yang tepat. Saat ini di berbagai titik di kawasan Yogyakarta sudah tersebar banyak reseller dan marketer produk budi daya ikan nila Mina Arum. Alhasil, semakin banyak pesanan dan permintaan ikan nila segar dari masyarakat.

Keuntungan ini tidak hanya dinikmati oleh kelompok pembudi daya ikan, masyarakat juga merasakan nikmat memperoleh penghasilan dari memasarkan produk ikan segar. Mereka mendapat jatah khusus dari setiap penjualan per kilogram ikan.

Berwirausaha merupakan langkah terbaik membantu perekonomian pulih. Kesadaran ini penting diupayakan oleh pemerintah supaya rencana pembangunan ‘Indonesia Maju’ dapat terealisasi sebagaimana harapan bersama. Namun, kemajuan harus diseimbangkan dengan kualitas sumber daya manusia.

Menteri KKP saat ini, Edhy menegaskan bahwa sentra perikanan budi daya menjadi prioritas karena dapat memberi peluang besar bagi terciptanya lapangan kerja yang nantinya berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat. Seiring dengan rencana program ini satu hal yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian jumlah penyuluh yang dapat mendampingi masyarakat (Kelompok pembudi daya ikan) untuk belajar tips atau strategi budi daya ikan yang tepat.

Kualitas skill pembudi daya ikan menjadi penting, tujuannya untuk menghasilkan ikan segar yang bagus dan sesuai keinginan konsumen. Produk akan dilirik oleh konsumen, jika sesuai dengan standar kebutuhan mereka.

Menghasilkan ikan segar butuh langkah khusus, mulai dari perawatan kolam, takaran makanan dan suhu air. Ikan yang segar, berukuran besar dengan daging yang melimpah biasanya mudah bertemu peminatnya. Supaya mampu bersaing di pasar maka harus memiliki skil yang memadai.

Saat ini bekerja tidak perlu jauh-jauh merantau, cukup dengan memaksimalkan potensi dan yang dimiliki, misal berjualan ikan dengan menjadi petani ikan, baik itu nila, lele, dan lainnya. Keuntungan yang dirasakan jika berwirausaha, kita mampu menjadi juragan dengan keuntungan yang melimpah.

Kehadiran pembudi daya ikan seperti kelompok Mina Arum, dalam prosesnya hingga saat ini telah mendapat kepercayaan masyarakat sebab pelayanan dan produknya yang sesuai standar pasar. Kelompok budi daya ini menargetkan penjualan 1 ton per harinya.

Masa pandemi memberi dampak positif terutama ketika panic buying masyarakat pada ikan nila segar. Pelayanan yang ditawarkan oleh kelompok budi daya Mina Arum seperti pelayanan kebersihan ikan sebelum diterima konsumen dan pengantaran ikan melalui kurir khusus.

Kemudahan dan kenyamanan kepada konsumen ini akhirnya mendapat respons positif, mereka hanya perlu memesan dan kemudian membayar kepada reseller. Artinya tidak perlu repot mendatangi lokasi budi daya ikan Mina Arum, cukup memesan di hari Sabtu ikan akan diantar dari Senin.

Masing-masing tim dalam kelompok budi daya ikan Mina Arum terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri. Sebab kualitas SDM merupakan basis dari kemajuan segala hal.

Taktik yang dilakukan dalam penjualan adalah pembeda dalam mengatasi kebosanan masyarakat dalam mengonsumsi ikan segar. Lalu bagaimana langkah mengatasinya? Dilakukan penjualan silang di beberapa daerah. Itulah salah satu yang diterapkan oleh Mina Arum agar penjualan tetap berjalan secara terus menerus, baik saat ini maupun nanti di masa depan.

Selain itu, bantuan atau perhatian dari pemerintah merupakan hal urgen atau sebagai vitamin yang memotivasi masyarakat dalam meningkatkan usahanya dalam mensuport kelompok-kelompok budi daya ikan agar tetap bisa bertahan dalam keadaan apapun. Berbagai langkah harus diupayakan untuk mempertahankan usaha ini. Jadi, tidak ada salahnya melakukan evaluasi dan introspeksi untuk terus belajar memperbaiki kekurangan.

 

Sumber

Haryo Limanseto, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Diakses tanggal 20 Mei 2022, https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/3571/menjaga-momentum-pemulihan-ekonomi-2022-menko-airlangga-teruslah-berinovasi-optimis-dan-kita-akan-maju

Arif Eko Wahyudi Arfiyanto dan Ahmad Riyadh U. Balahmar, “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Ekonomi Desa,” JKMP, Vol.2 No.1, Maret 2014.