Riuh Membisu

Leo.dmahardika

Pernahkah engkau tertahan tuk melepaskan?
Pernahkah engkau diam sekaligus dirasa?
Pernahkah matamu menatap sekaligus ingin dipahami?
Pernahkah lidahmu tersendat padahal arus begitu deras?
Akhirnya engkau tetap diliputi tanda tanya
Meraba-raba apa yang dirasa
Terus ditempa dengan apa dan mengapa
Seandainya saja, mata adalah piranti pengirim rasa,
Mungkin kita hanya perlu saling menatap