Membangun Bisnis Berkelanjutan Dengan Budi Daya Ikan

Distribusi Ikan Nila. (Foto Dyogi Miyosa)

 

Mengonsumsi ikan segar merupakan ikhtiar menjaga kesehatan tubuh. Jika badan sehat kita pun bahagia. Begitulah realita hidup yang memiliki pengaruh satu sama lain. Artinya penting mengonsumsi ikan untuk kesehatan tubuh di masa depan.

Berdasarkan realita, meski Indonesia kaya akan sumber daya alam lautnya, dengan 8500 spesies ikan dengan prosentase 37 persen dari spesies ikan di dunia. Namun, masyarakat belum seluruhnya menikmati hasil kekayaan ini sebab harganya belum terjangkau. Pembangunan terus dilakukan dan masyarakat terus menunggu implementasi ketercapaian.

Kekayaan ikan Indonesia diprediksi memiliki nilai ekonomis tinggi, tapi belum terkelola dengan baik. Hal ini merupakan kendala bahwa sudah saatnya meningkatkan kualitas SDM.

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menyusun program untuk konsumsi ikan masyarakat, maka dibuatlah program budi daya ikan air tawar, seperti ikan nila, gurame, lele, dan lainnya. Sebagaimana di Yogyakarta khususnya daerah Sleman, saat ini terdapat kurang lebih 600 kelompok budi daya ikan, termasuk kelompok Mina Arum, yang bergerak di sektor budi daya ikan nila.

Berdasarkan dari kebijakan pemerintah ini, masyarakat merespons dengan baik. Oleh karena itu muncul banyak kelompok pembudi daya ikan, seperti di daerah Sleman. Satu sisi kabar baik, namun realitanya ketersediaan penyuluh atau pendamping dari Pemerintah tidak seimbang dengan kebutuhan masyarakat. Dampaknya banyak kelompok pembudi daya tetap menggunakan metode budi daya tradisional.

Untuk menjalankan bisnis budi daya ikan, perlu strategi khusus supaya ikan terjual habis dan mencapai target. Mina Arum memiliki konsen dan optimisme tinggi dengan cara melakukan evaluasi, sebab untuk melihat potensi pasar butuh skill khusus yang perlu dilatih. Selain itu, kerja sama tim berpengaruh besar dalam mewujudkan kesuksesan bisnis bersama.

Dalam bidang usaha, pelayanan prima menjadi hal penting yang patut diprioritaskan. Selain kualitas produk, pelayanan dari penjual kepada pembeli memiliki pengaruh urgen. Banyak konsumen merasa tertarik membeli suatu produk karena pelayanannya sehingga mayoritas mereka melakukan order lagi dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.

Begitu juga sebaliknya, jika pelayanan buruk atau tidak ramah, konsumen enggan kembali untuk memesan produk kepada store tersebut, dampaknya bisnis usaha bangkrut, karena tidak ada orderan dari konsumen.

Perlu disadari bersama bahwa transaksi merupakan bagian dari perilaku sosial, di sana konsumen tidak hanya mengincar produk kita, konsumen juga butuh pelayanan terbaik agar suasana hatinya tetap senang berbelanja ke tempat kita. Hal ini jarang disadari dan diprioritaskan oleh sebagian pembudi daya.

Meningkatkan Pelayanan

Sikap baik yang diindikasikan dengan ramah, supel, dan suka tersenyum membuat hati orang lain merasa nyaman, meski dipandang sepele ternyata mampu memikat hati banyak orang. Pada akhirnya mereka merekomendasikan kepada rekan-rekannya untuk belanja di tempat kita. Bisa dikatakan ini adalah strategi dan tips yang tepat untuk diterapkan.

Jika merujuk pada teori excellent service, ada tiga hal yang perlu diprioritaskan dalam memberikan pelayanan terhadap customer, di antaranya seperti peduli kepada pelanggan, melayani dengan tindakan terbaik, dan memuaskan customer dengan berorientasi pada standar layanan tertentu.

Kelompok budi daya ikan Mina Arum di Sleman Yogyakarta, masing-masing tim bekerja sama membangun bisnis ini dengan motivasi tinggi, yakni untuk kesejahteraan bersama. Meski tergolong bukan kelompok yang baru lagi, budi daya ikan Mina Arum berkembang cukup pesat, saat ini memiliki banyak pelanggan, mulai dari tengkulak hingga masyarakat dari berbagai daerah di kawasan Yogyakarta.

Dalam sektor budi daya ikan, di masa panen, ikan harus dijual supaya tidak terjadi penumpukan yang mengakibatkan kolam menjadi crowded. Keadaan ini tentu tidak baik jika dibiarkan terlalu lama. Ikan bisa mati dan bisnis merugi.

Sama halnya dengan pebisnis lain, budi daya ikan Mina Arum juga menjual ikan segar dengan mengusahakan pelayanan prima (pelayanan terbaik). Pelayanan terbaik adalah kunci sukses dalam berbisnis. Kuncinya care, attention, dan attitude kepada customer.

Konsep dasar yang perlu diaplikasikan dalam dunia usaha mencakup beberapa hal, seperti kemampuan membangun hubungan dan kerja sama dengan perusahaan lain atau membangun komunikasi yang efektif, menunjukkan sikap yang baik dan ramah kepada pelanggan, memperhatikan penampilan yang sopan atau rapi, dan kepedulian terhadap pelanggan seperti responsif dalam melakukan pelayanan.

Beberapa langkah sebagaimana yang diulas, meski dianggap remeh, tapi berdampak besar bagi pelanggan. Oleh karena itu budi daya ikan Mina Arum juga menerapkan hal demikian, mulai dari membersihkan ikan yang sudah dipesan hingga pengantaran, yakni menggunakan jasa kurir untuk memastikan pesanan ikan segar sampai ke tangan pemiliknya.

Kemudahan layanan kepada pelanggan berdampak baik, mayoritas respons konsumen tampak senang ketika menerima ikan segar. Kelompok Mina Arum memprioritaskan keamanan, kemudahan, dan kepuasan customer. Jika muncul suatu masalah, hal yang dilakukan adalah evaluasi dan memperbaikinya.

Salah satu upaya pengembangan budi daya ikan nila Mina Arum adalah memperluas akses pemasaran, meningkatkan kualitas ikan nila, serta pelayanan. Memperbanyak akses pasar seperti penjualan kepada tengkulak dan juga kepada masyarakat secara langsung. Langkah ini ternyata menjadi alternatif untuk mengembangkan bisnis usaha.

Selanjutnya, Mina Arum juga membangun hubungan baik dengan pemerintah atau Dinas Perikanan untuk sharing dan konsultasi terkait pengembangan wirausaha supaya tetap bertahan dalam kondisi apapun.

Pandemi pernah menjadi alasan kelompok Mina Arum tidak beroperasi, sebab tidak adanya orderan dari tengkulak. Mulanya kita mengira pandemi membuat keadaan terpuruk. Namun, realitanya kelompok Mina Arum mengembangkan bisnis dengan mencoba langkah trial error.

Saran dari Dinas Perikanan menjadi solusi membangun kembali bisnis yang pernah terpuruk di awal tahun 2020 lalu. Saat ini kelompok Mina Arum juga memperbaiki layanan dengan penambahan target pasar. Sasaran pasar tidak hanya di lingkup RT dan RW saja. Kita juga mengemas ikan (frozen) bagi kalangan masyarakat pekerja kantoran yang mayoritas tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja ke pasar atau lebih senang belanja di pusat perbelanjaan karena simple.

Untuk meningkatkan laju ekonomi dan pengembangan bisnis, perlu memperbanyak target pasar. Hal tersebut merupakan cara efektif untuk pengembangan dan produk semakin banyak dikenal oleh masyarakat.

Salah satu contoh, banyak tempat usaha yang meski tempatnya sederhana namun memiliki pelanggan setia, ada pula tempat usaha yang lebih besar namun pelanggannya sedikit. Membaca fenomena ini, lalu apa yang salah dan mengapa bisa berbeda?

Untuk merebut hati pelanggan, bangun komunikasi yang baik dengan pelanggan, tampilkan sikap responsif termasuk juga terhadap kritik. Sikap demikian dapat memunculkan rasa nyaman. Pelanggan juga butuh diperhatikan meski hanya sekedar anggukan atau sapaan.

Pada dasarnya tidak ada pelayanan terbaik jika tidak diimplementasikan. Meski dalam prosesnya terkadang pemilik usaha harus mengalahkan ego pribadi dan mengutamakan pelanggan.

Di Mina Arum, kita mengaplikasikan strategi ini dengan terus berproses lebih baik. Kepuasan pelanggan harus diutamakan dengan menerapkan pelayanan terbaik dan meningkatkan perhatian, komunikasi, sikap, dan kepedulian yang tinggi. Ini yang menjadi poin penting untuk mengikat hati customer.

Bisnis Berkelanjutan

Saat ini banyak orang yang tertarik membangun bisnis usaha, tidak hanya berupa produk kuliner, ada pula yang berbentuk layanan jasa. Misalkan berdagang ikan segar produk kelompok Mina Arum. Bisnis atau suatu usaha bisa milik perorangan atau kerja sama kelompok yang terdiri dari beberapa orang (pemilik modal).

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meraup penghasilan, semisal budi daya ikan segar, salah satu contoh kelompok budi daya ikan Mina Arum. Budi daya ikan ini bergerak di sektor perdagangan ikan segar dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Dari faktor lingkungan, suatu bisnis hendaknya berimplikasi positif terhadap lingkungan alam sekitar. Kemudian pada faktor sosial dimana suatu perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap masyarakat dalam memberikan produk yang berkualitas. Sedangkan pada faktor ekonomi, suatu perusahaan jelas bertujuan meningkatkan profit untuk pertumbuhan bisnis agar lebih baik di masa depan.

Memanfaatkan lahan kosong yang tidak digunakan untuk lahan pertanian, bisa digunakan untuk budi daya ikan. Lingkup bisnis ini tergolong cukup tepat karena memanfaatkan lingkungan, daripada dibiarkan sebaiknya dimanfaatkan.

Supaya lahan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, maka pemilik usaha harus menjaga lingkungannya agar terawat. Lahan yang masih bagus dapat mempengaruhi hasil produksi dan menghasilkan ikan yang sehat dan bernilai tinggi.

Supaya suatu perusahaan dapat berkembang lebih baik, bisa menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan (sustainable business). Bertahan dalam berbagai keadaan dan memperoleh keuntungan sesuai target yang direncanakan.

Dalam membangun sustainable business sektor budi daya ikan segar, perlu mementingkan beberapa hal terkait, semisal pelayanan dan memperluas jangkaun pasar. Jika ingin mendapatkan keuntungan, produk harus diketahui banyak orang. Karena masing-masing mereka berpotensi menjadi pelanggan setia.

Sebelum berencana mengembangkan perusahaan, kita perlu memperbaiki dan evaluasi manajemen lembaga perusahaan, kemudian mengimplementasikan prinsip layanan dan produksi terbaik. Sebab, kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh faktor pelayanan. Jika diperlukan, kita juga bisa memanfaatkan media sosial untuk media iklan atau memperluas jangkauan.

Target pencapaian suatu bisnis penting diagendakan untuk alat pengukur jangkauan pasar dan sebagai bahan evaluasi meningkatkan bisnis, tumbuh dan bergerak lebih baik atau berkembang di masa depan.

Memperbanyak relasi atau menjalin kerjasama dengan distributor juga termasuk faktor urgen yang dapat meningkatkan bisnis. Target penjualan tercapai seiring dengan usaha memperbanyak jangkauan pasar dengan pelayanan terbaik.

Menerapkan sustainable business dapat memotivasi seluruh tim untuk berkontribusi meningkatkan reputasi bisnis, memenuhi kebutuhan pelanggan, dan mengembangkan usaha supaya tumbuh lebih baik. Jika perusahaan tumbuh lebih baik, seluruh staf atau karyawan pun juga sejahtera.

Add Comment