Nuansa Penuh Kasih dalam Perayaan Kurban Garnita Malahayati Yogyakarta

Anggota Garnita Malahayati DIY Menyiapkan Paket Daging Kurban. IKHSAN SYARONI
Anggota Garnita Malahayati DIY Menyiapkan Paket Daging Kurban. IKHSAN SYARONI

Sikap perenungan sekaligus rasa kebahagiaan bertebaran membersamai perayaan Idul Adha. Umat Muslim di seluruh penjuru dunia sedang menemui musim haji yang lekat dengan suasana penuh syukur. Sebagian dari mereka dimampukan untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci, banyak pula yang berkesempatan menyempurnakan ibadah di negeri sendiri, dengan cara berkurban.

Berkurban tak berhenti pada upaya yang dilakukan oleh setiap pribadi, namun juga komunitas, atau secara keorganisasian. Indira Chunda Thita Syahrul, Ketua Umum Garnita Malahayati, dan Subardi, Anggota Komisi VI DPR RI, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, mengupayakan berbagi kurban kepada 34 provinsi di Indonesia, salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dikelola oleh para pengurus dan anggota, pelaksanaan kurban berlokasi di Musholla Al-Bahjah, Dusun Klajuran, Kalurahan Sidokarto, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, yang dikelola oleh seorang pengurus Garnita Malahayati DIY, Widja Ani Setyawati. Keberadaan lokasi tersebut juga disesuaikan dengan kemudahan akses distribusi daging kurban.

Sebanyak 250 paket daging kurban dibagikan oleh Garnita Malahayati DIY kepada lembaga yang bergerak pada bidang sosial dan kemanusiaan. Panti asuhan, kelompok pendamping disabilitas, komunitas pendamping Orang Dengan Gangguan Jiwa, rumah rehabilitasi, remaja yatim-piatu, para pemulung, dan perempuan yang berperan sebagai orang tua tunggal, tersebar di empat kabupaten dan satu kota, di provinsi Yogyakarta.

Garnita Malahayati yang terbentuk pada tahun 2012, membawakan dirinya sebagai potret perempuan yang tangguh, peduli, penuh kasih. Sebagai organisasi yang bergerak dalam ranah politik, Garnita Malahayati memiliki kapasitas untuk memberikan pendampingan hingga pemberdayaan supaya masyarakat lebih mudah dalam mengakses dan menerima manfaat dari kebijakan publik.

Perjalanan dalam mencapai tujuannya, Garnita Malahayati melalui para perempuan yang ada di dalamnya, menciptakan sebuah ruang publik yang inklusif. Setiap pelaksanaan program kerja, wajib memberi ruang aman dan ramah untuk mereka yang lebih rentan terhadap dampak buruk dari lingkungan sekitar.

Program kerja berbagi kurban di Yogyakarta, sebagaimana yang telah terlaksana pada Minggu, 10 Juli 2022, oleh para kader dengan suku dan agama yang tak sama, sekaligus para penerima daging kurban dengan beragam latar belakangnya, dikemas sebagai bentuk kepedulian dan cinta kasih.

Ketua DPW Garnita Malahayati DIY, Christina Ari Retnaningsih, menekankan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk refleksi diri untuk berbagi terhadap sesama. Mengingat keterpurukan ekonomi selama situasi pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih. Tak sedikit mereka yang masih berjuang untuk sekadar bisa makan.

Kepada para anggotanya, Christina juga berpesan supaya selepas program berbagi kurban, Garnita Malahayati DIY semakin memiliki hati dan jiwa yang besar untuk terus bergerak melalui program-program kerja yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.